REPUBLIKNEWS.CO.ID, BULUKUMBA — Debat Publik Pertama Pilkada Bulukumba 2024 yang diselenggarakan KPU Bulukumba menyita perhatian Publik, Minggu (03/11/2024).
Calon Bupati Bulukumba nomor urut 01, Jamaluddin M Syamsir singgung kualitas infrastruktur di era calon wakilnya Tomy Satria Yulianto (TSY).
Dalam Segmen ke empat yakni tanya jawab antar paslon, JMS justru mengkritik kualitas infrastruktur yakni jalanan di Kabupaten Bulukumba.
Baca Juga : Syahruni Haris Serap Aspirasi Anak Muda di Bulukumba, Bahas Pelatihan dan Lapangan Kerja
Menurut JMS terjadi peningkatan jalanan rusak di Kabupaten Bulukumba.
Namun jalanan rusak yang disinggung tersebut justru dibangun di era pemerintahan sebelumnya termasuk saat TSY yang menjadi calon wakil bupatinya saat ini.
Menanggapi itu Andi Utta menjawab, bahwa kerusakan jalanan saat ini tidak terlepas dari kualitas pengerjaan yang tidak maksimal.
Baca Juga : Jelang May Day, Polres Bulukumba Siapkan Pengamanan dan Latihan Dalmas
Berbeda dengan 296 kilometer jalan yang dibangun di eranya yang memiliki kulaitas terbaik.
Di sesi lain, calon wakil bupati Tomy Satria Yulianto (TSY), menyebut paslon 02 baper atau bawa perasaan.
Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf terlihat tersenyum mendengar ucapan TSY.
Baca Juga : Polres Bulukumba Gelar Jumat Bersih, Pantai Merpati Disulap Kembali Bersih
Memang, Paslon calon bupati dan wakil Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf tampil santai di atas panggung debat perdana di tahapan Pilkada Bulukumba 2024.
Ketua Tim Pemenangan Harapan Baru Jilid 2, H. Patudangi Azis di sela sela jeda sesi debat menambahkan, secara menyeluruh apa yang dipertanyakan bahkan digagas oleh Paslon nomor urut 1 sesungguhnya sudah dikerjakan oleh Paslonnya, Andi Utta-Edy Manaf.
“Walaupun belum tuntas karena aturan berubah kita Pilkada serentak lagi,” ungkap Patudangi.
Baca Juga : Sempat Kabur ke Morowali, Pelaku Penikaman di Bulukumba Dibekuk Polisi
Olehnya jika diberikan kembali amanah oleh masyarakat Bulukumba di periode keduanya, komitmen Harapan Baru Jilid 2 akan menuntaskan secara keseluruhan apa yang menjadi tantangan dan dinamika.
“Bapak Andi Utta dan Andi Edy hanya diberi waktu menjabat 3 tahun 7 Bulan, namun mampu memberikan pembangunan nyata di Bulukumba,” pungkas Patudangi.
