0%
logo header
Selasa, 10 Maret 2026 16:49

DPP KNPI Tegaskan Pasca Pelantikan Fadel, Tak Ada Lagi Dualisme di KNPI Sulsel

Rizal
Editor : Rizal
Pengurus DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Mahmud. (Foto: Istimewa)
Pengurus DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Mahmud. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menegaskan tidak ada lagi dualisme di tubuh KNPI Sulawesi Selatan pasca dilantiknya Fadel Muhammad Tauphan Ansar bersama 480 pengurus untuk periode 2026-2029 di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (9/3/2026).

Penegasan itu disampaikan oleh salah satu pengurus DPP KNPI, Mahmud. Menurutnya, kepengurusan Fadel Muhammad Tauphan Ansar sudah sah dan legal secara hukum.

“Saya pertegas lagi, setelah pelantikan yang dilakukan oleh Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Ryano Panjaitan, tidak ada lagi dualisme KNPI di Sulsel. Jika ada yang mengatasnamakan DPD I KNPI Sulsel yang lain itu ilegal atau tidak sah,” tegasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (10/3/2026).

Baca Juga : Makassar Menuju Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD

Diketahui, pelantikan Fadel Muhammad Tauphan Ansar dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan didampingi Sekretaris Jenderal DPP KNPI, Almanzo Bonara dan disaksikan fungsionaris DPP KNPI yang secara khusus datang dari Jakarta. Mereka adalah Edi Wijaya Karo-Karo (Waketum DPP KNPI), Rusdi Ali Hanafia (Waketum DPP KNPI), Sahrul Gunawan (DPP KNPI), Novi Fadhillah (DPP KNPI), Rasheed (DPP KNPI), serta pengurus DPP KNPI lainnya.

Sejumlah kepala daerah juga ikut hadir diantaranya Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, dan Bupati Kabupaten Maros, Chaidir Syam. Mantan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) juga tampak hadir.

Hadir pula Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud dan Fauzi Andi Wawo, Kapolrestabes Makassar Kombes Polisi Arya Perdana, Dirintelkam Polda Sulawesi Selatan Kombes Polisi Hajat Mabrur, Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VI Makassar Laksamana Muda (Laksda) TNI Andi Abdul Aziz, serta sejumlah tokoh organisasi kepemudaan (OKP) di Sulsel.

Baca Juga : Maxi Yamaha Day 2026 Sukses Digelar di Bone, 1.000 Riders se-Sulselbar Larut Dalam Euforia

Menurut Mahmud, tidak ada lagi yang bisa menggugurkan kepengurusan Fadel Muhammad Tauphan Ansar dengan kehadiran Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan dan Sekretaris Jenderal DPP KNPI dalam pelantikan.

“Kalau ada yang ber-statement lain, ngacau itu,” sambungnya.

Mahmud melihat kehadiran sejumlah tokoh, baik eksekutif maupun legislatif serta organisasi kepemudaan dan olahraga, menandakan Fadel Muhammad Tauphan Ansar mampu bersinergi di Sulsel.

Baca Juga : Jalan Terjal Guru Honorer Menuju Kepastian dan Kesejahteraan

“Figur seperti Tauphan yang dibutuhkan KNPI. Mampu bersinergi lintas sektoral,” tambahnya.

Untuk itu, Mahmud mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan olahraga di Sulsel untuk merapatkan barisan. Mahmud ingin pemuda bersatu di bawah kepengurusan yang sah dan memiliki legalitas hukum yang jelas.

“Tentunya saya selaku pengurus DPP KNPI berharap tak ada lagi perbincangan mengenai dualisme kepengurusan KNPI Sulsel saat ini. Pemuda harus bersatu untuk pergerakan ke depannya,” tutupnya. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646