REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Lagom Makassar, layanan jasa penyedia buket bunga premium di Kota Makassar kini mengembangkan bisnisnya melalui pasar kelompok muda atau Gen-Z dengan menghadirkan Gomzi.
Gomzi by Lagom ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan buket bunga untuk hadiah hingga kebutuhan life style pribadi yang lebih pop up. Selain itu, fokus yang dikembangkan Gomzi bukan hanya pada bisnis atau penjualan tetapi pada fun activities.
“Gomzi ini berasal dari gabungan kata Lagom dan Gen-Z, dimana fokusnya kami memang menggunakan bunga artificial (tiruan). Kemudian kami juga fokus melaksanakan kegiatan-kegiatan bersama anak-anak muda seperti di hari ini,” kata Founder Gomzi Makassar, Melati Suci, saat dikonfirmasi di sela-sela Workshop Flower Arrangement Gomzi by Lagom Makassar, di O-Kanta Coffee, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Minggu, (16/05/2026).
Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa
Melati mengungkapkan, pada workshop merangkai bunga kali ini diikuti sekitar 15 orang yang terdiri dari influencer muda hingga pemenang give away.
“Kegiatan kali ini fokusnya memang untuk memperkenalkan Gomzi dulu. Jadi tadi kegiatannya gratis, terus untuk bunga yang kami pakai di workshop ini adalah bunga asli,” terangnya.
Dengan misi Gomzi yang memfokuskan pada fun activities, kedepannya pihaknya juga akan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Misalnya jasa photobooth atau yang lainnya.
Baca Juga : Ini Tips dari PLN untuk Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian
“Pokoknya kita memang fokusnya ke fun activities gitu. Selain jual bunga, ya fun activities-nya harus jalan. Vibes Gomzi juga memang sangat anak muda. Dari pemilihan warnanya juga beda sekali karena kita warnanya cukup pop up. Terus bunga-bunganya yang kecil-kecil,” terangnya.
Ia menjelaskan, kehadiran Gomzi by Lagom Makassar menjadi aura baru pada bisnis penyedia buket bunga, sehingga tentunya menjadi pasar tersendiri. Apalagi, saat ini bunga telah menjadi pendukung fashion dan life style dari anak-anak muda masa kini.
“Kita mau bikin (anak-anak muda) hari ini meskipun banyak beraktifitas di kafe bisa untuk membawa bunga yang memang mencerminkan kepribadiannya mereka. Mengedukasi juga bahwa bunga bukan cuman pas hari spesial aja. Mereka bisa pakai foto-foto pas ngafe gitu, makanya produk bunga kita lebih fun,” terangnya.
Baca Juga : Puluhan Siswa SD Gamaliel Makassar Bergembira di Kids Hotel Adventure Aston
Sementara, untuk jangka panjangnya produk bunga yang dikembangkan akan dibentuk dalam produk-produk aksesoris. Mulai dari jepitan, bross, hingga bag charm atau gantungan tas.
“Jadi memang kita menganggap bunga itu bukan kayak cuman sebagai buket, tapi kayak lifestyle-nya anak muda saat ini,” tutup Melati.
