REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar saat ini melihat serapan anggaran camat se-Kota Makassar masih rendah pada triwulan pertama.
Sekretaris Komisi A DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengatakan, saat ini pihaknya melakukan evaluasi dan pihaknya mengakui jika masih rendah.
“Kinerja camat masih minim karena serapan anggaran dibawa 10 persen,” beber Wahab Tahir, Senin (13/3/2023).
Baca Juga : Makassar Menuju Transportasi Modern, Munafri Tawarkan Skema BTS dan Subsidi APBD
“Itu disebabkan oleh kehati-hatian dalam mengelola keuangan, karena memang kita wanti-wanti untuk hati-hati,” ucapnya.
Namun, pihaknya mendorong pada triwulan kedua agar serapan anggaran di semua kecamatan bisa berjalan secara maksimal.
“Insya Allah triwulan kedua mereka akan maksimalkan di kisaran 20-30 persen,” harapnya.
Baca Juga : Maxi Yamaha Day 2026 Sukses Digelar di Bone, 1.000 Riders se-Sulselbar Larut Dalam Euforia
“Kami juga mendorong pentingnya koordinasi dalam pelaksanaan kewenangan masing-masing OPD dan mereka juga harus tegas di dalam melaksanakan pengawasan tidak boleh tebang pilih,” tutupnya. (*)
