REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menghadiri penandatanganan Nota Kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergi dan Kolaborasi Penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Jumat (13/3/2026).
Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti. Kegiatan yang dihadiri kepala daerah se-Sulsel tersebut berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar.
Turut hadir Kepala BPS Sidrap, Andi Asmarani, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidrap, Mahluddin, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sidrap, Sahabuddin.
Baca Juga : SUTT 150 kV Marisa–Moutong Lintasi Cagar Alam Panua, PLN UIP Sulawesi Pastikan Pelindungan Ekosistem
Melalui penandatanganan nota kesepakatan tersebut, BPS bersama Pemprov Sulsel berkomitmen memperkuat integrasi data, meningkatkan kualitas statistik sektoral.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menekankan pentingnya penggunaan data statistik sebagai landasan utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah.
“Berbagai program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah harus memiliki parameter yang jelas agar keberhasilannya dapat diukur secara objektif,” ujarnya.
Baca Juga : Prof Hasnawi Haris Terpilih Sebagai Anggota Formatur PB IPSI Periode 2026-2030
Sementara itu, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antara BPS dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menghadirkan data yang dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan.
“Statistik yang berkualitas harus menjadi kompas pembangunan bagi Sulawesi Selatan maupun seluruh kabupaten dan kota di wilayah ini,” ujarnya.
Ia selanjutnya menyinggung agenda besar nasional, yakni pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan dimulai pada Mei mendatang.
Baca Juga : 66 Tahun Kota Parepare, Husniah Talenrang: Semoga Jadi Daerah Berdaya Saing dan Maju
“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi tahun ini. Saya mengimbau, jika ada petugas yang datang, mohon dijawab dengan benar dan jujur. Informasi yang akurat merupakan modal utama untuk menghadirkan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan ekonomi kita ke depan,” tutupnya.
Sebagai informasi, sehari sebelumnya Kepala BPS RI melakukan serangkaian kegiatan di Kabupaten Sidrap. Agenda tersebut yakni peluncuran (launching) Garda Sensus Ekonomi 2026, peninjauan ke industri peternakan modern, mengunjungi pabrik penggilingan beras modern, serta panen padi bersama sekaligus meluncurkan program listrik masuk sawah. (*)
