0%
logo header
Jumat, 13 Maret 2026 19:26

Dukung Data Tunggal Nasional, Bupati Sidrap Hadiri MoU Pemprov Sulsel dan BPS RI

Rizal
Editor : Rizal
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menghadiri penandatanganan Nota Kesepakatan MoU tentang Sinergi dan Kolaborasi Penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN) antara Pemprov Sulsel dan BPS RI, Jumat (13/3/2026). (Foto: Humas Pemkab Sidrap)
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif menghadiri penandatanganan Nota Kesepakatan MoU tentang Sinergi dan Kolaborasi Penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN) antara Pemprov Sulsel dan BPS RI, Jumat (13/3/2026). (Foto: Humas Pemkab Sidrap)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menghadiri penandatanganan Nota Kesepakatan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinergi dan Kolaborasi Penguatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Jumat (13/3/2026).

Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti. Kegiatan yang dihadiri kepala daerah se-Sulsel tersebut berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar. 

Turut hadir Kepala BPS Sidrap, Andi Asmarani, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidrap, Mahluddin, serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Sidrap, Sahabuddin. 

Baca Juga : Upacara HUT RI Ke-81 PLN Se-Regional Kota Makassar Berlangsung Khidmat

Melalui penandatanganan nota kesepakatan tersebut, BPS bersama Pemprov Sulsel berkomitmen memperkuat integrasi data, meningkatkan kualitas statistik sektoral. 

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menekankan pentingnya penggunaan data statistik sebagai landasan utama dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah.

“Berbagai program pembangunan yang dirancang pemerintah daerah harus memiliki parameter yang jelas agar keberhasilannya dapat diukur secara objektif,” ujarnya.

Baca Juga : Merdeka Daya, PLN UID Sulselrabar Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon 50 Persen Tambah Daya

Sementara itu, Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerja sama antara BPS dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menghadirkan data yang dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan.

“Statistik yang berkualitas harus menjadi kompas pembangunan bagi Sulawesi Selatan maupun seluruh kabupaten dan kota di wilayah ini,” ujarnya.

Ia selanjutnya menyinggung agenda besar nasional, yakni pelaksanaan Sensus Ekonomi yang akan dimulai pada Mei mendatang. 

Baca Juga : Momen HUT ke-81 RI, Pemprov Sulsel Beri Penghargaan untuk PLN UID Sulselrabar atas Kontribusi Terhadap Program Strategis Pemerintah Daerah

“Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi tahun ini. Saya mengimbau, jika ada petugas yang datang, mohon dijawab dengan benar dan jujur. Informasi yang akurat merupakan modal utama untuk menghadirkan data berkualitas sebagai fondasi pembangunan ekonomi kita ke depan,” tutupnya.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya Kepala BPS RI melakukan serangkaian kegiatan di Kabupaten Sidrap. Agenda tersebut yakni peluncuran (launching) Garda Sensus Ekonomi 2026, peninjauan ke industri peternakan modern, mengunjungi pabrik penggilingan beras modern, serta panen padi bersama sekaligus meluncurkan program listrik masuk sawah. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646