REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Salah satunya bertujuan untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.
Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas saat menggelar kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan di RM Dinar, Jalan Lamaddukelleng, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sabtu (24/12/2022).
Kegiatan sosbang yang mengangkat tema keagamaan itu menghadirkan dua narasumber dari kalangan akademisi. Mereka adalah M Amiruddin Umasugi dan Puspito Hargono.
Baca Juga : DPC Demokrat Pinrang Rayakan HUT ke-25 Bersama Pelajar dan Warga Desa Pananrang
Menurut Edward Horas, menanamkan nilai-nilai keagamaan yang bersifat terbuka dan toleransi sangat penting dalam upaya mencegah paham radikalisme di tengah-tengah masyarakat.
Kata ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel itu, persaudaraan sesama anak bangsa sangatlah penting, karena kemerdekaan bangsa Indonesia diperoleh atas perjuangan semua agama.
“Mereka yang bukan saudara kita dalam iman adalah saudara kita dalam kemanusiaan,” katanya.
Baca Juga : BI Sulsel Fasilitasi Tujuh UMKM Lokal Tembus Pasar Ekspor di Pagelaran KKI 2026
Edward Horas yang juga anggota Komisi A DPRD Sulsel tersebut menyampaikan bahwa disamping wawasan kebangsaan, masyarakat juga perlu mengetahui tentang wawasan keagamaan dalam konteks nasionalisme dan hidup bernegara.
“Sebagai warga negara yang baik, kita harus senantiasa saling mengingatkan tentang pentingnya nilai-nilai agama, untuk membangun sifat toleransi dan inklusif serta membangun warga yang demokratis dan cinta damai,” bebernya.
Sementara itu, Puspito Hargono selaku narasumber menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan tak bisa dipisahkan dari nilai-nilai keagamaan itu sendiri. Keduanya saling berkaitan satu dengan yang lainnya.
Baca Juga : PLN Mobile Padel Competition 2026 ‘Smash Your Energy’ Resmi Digelar, Wujud Kolaborasi PLN dengan 52 Instansi
“Mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan akan mendatangkan manfaat yang cukup banyak. Terutama demi menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik,” singkatnya. (*)
