REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menilai bahwa dalam rangka memperkuat layanan bagi masyarakat butuh adanya kolaborasi seluruh pihak.
Hal ini ditekankan saat menghadiri Halal Bihalal Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa. Pertemuan ini menjadi titik awal untuk memperkuat kebersamaan dan ukhuwah di tengah masyarakat. Sebab, melalui kolaborasi seluruh pihak akan mewujudkan Gowa yang semakin harmonis.
“Saya percaya dengan kolaborasi, kita bisa menjaga suasana yang sejuk dengan kebersamaan. Mari kita jadikan momentum ini untuk mempererat kebersamaan, dan meneguhkan komitmen kita dalam membawa Gowa semakin maju, damai, harmonis dan bermartabat. Kita fokus terhadap tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya, dalam kegiatan, di Aula Al-Amanah Kemenag Gowa, Rabu (01/04/2026).
Baca Juga : Hadirkan AI Technology Center, Kolaborasi Indosat, NVIDIA, dan UGM Perkuat Pendidikan Riset
Lebih lanjut, dirinya mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus informasi saat ini, masyarakat dituntut untuk lebih bijak dalam menyaring informasi.
“Tidak semua yang beredar adalah kebenaran, tidak semua yang terdengar adalah fakta. Di sinilah peran penting Kementerian Agama, khususnya para penyuluh agama, menjadi sangat strategis,” jelasnya.
Menurutnya, para penyuluh agama memiliki peran sebagai penyejuk di tengah masyarakat sekaligus penuntun dalam membedakan informasi yang benar dan menyesatkan, serta menjaga harmoni sosial.
Baca Juga : SD Islam Athirah Bukit Baruga Makassar Menangkan DANCOW Indonesia Cerdas Season 2
Olehnya itu, dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengedepankan sikap tabayyun, menjaga lisan dan hati, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kita harus menjadi masyarakat yang kuat, yang tidak mudah dipecah oleh isu, tidak mudah digoyahkan oleh kabar yang tidak berdasar, dan tetap teguh pada nilai persatuan serta kepercayaan,” tambahnya.
Sementara, Kepala Kemenag Gowa, Jamaris, mengatakan kegiatan Halal Bihalal ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi seluruh jajaran Kemenag Gowa.
Baca Juga : Mitigasi Risiko Kekeringan dan Kebakaran di Makassar, PLN Hadirkan Desa Siaga Bencana
“Silaturahmi selalu membawa berkah dan menjadi penyambung kebaikan bagi kita semua. Dengan jumlah pegawai yang tidak sedikit, termasuk penyuluh dan guru, momentum ini menjadi kesempatan untuk saling bertemu dan mempererat kebersamaan,” katanya.
Dirinya juga menyampaikan sejumlah capaian Kemenag Gowa, yakni kepercayaan dari Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan untuk mewakili provinsi dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), yang saat ini telah memasuki tahap akhir penilaian oleh Kementerian PAN-RB.
Selain itu, dalam mendukung arus mudik Lebaran, Kemenag Gowa juga menindaklanjuti instruksi Menteri Agama dengan menjadikan masjid sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi pemudik.
Baca Juga : Jangan Asal Servis, Ini yang Wajib Diketahui Pengendara Wanita agar Motor Tetap Prima
Sebanyak 20 masjid di Kabupaten Gowa telah ditunjuk sebagai posko ramah pemudik, salah satunya salah satu masjid di Kecamatan Somba Opu yang menjadi posko favorit karena terintegrasi dengan posko terpadu pemerintah daerah dan Polres Gowa.
“Ditambah juga Masjid Raudatussalihin yang akan didorong ke tingkat nasional sebagai masjid ramah pemudik tahun 2026,” sebut Jamaris.
