REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 ikut memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan ekonomi daerah. Perputaran uang dalam event tersebut mencapai Rp52,3 miliar selama kegiatan berlangsung pada Mei 2026 lalu.
“Selama lima hari pelaksanaan MHM tahun ini estimasi perputaran ekonomi kurang lebih Rp55 miliar,” terang Race Director Makassar Half Marathon, Safrita Aryana, dalam Prescon Survey Analisis Dampak Ekonomi MHM 2026, di Aryaduta Hotel Makassar, Jumat, (14/05/2026).
Ia mengungkapkan, capaian perputaran ekonomi tersebut berasal dari akomodasi Rp23,44 miliar, disusul ritel dan makanan-minuman Rp17,10 miliar. Sementara, jika dihitung pada angka perputaran uang perhari sekitar Rp10,5 miliar.
Baca Juga : Azis Peter Ajak Warga Gowa Jaga Kedamaian Daerah
“Pelari dari luar Sulawesi itu menjadi motor utama penggerak ekonomi yang menyumbang 63,1 persen atau Rp33,01 miliar dari total estimasi belanja, terutama dari peserta kategori Half Marathon,” tambahnya.
Dalam survey tersebut juga menghasilkan aktivitas ekonomi yang turut dirasakan langsung dari peserta atau pelari MHM tahun ini. Dimana, yang paling banyak disuarakan adalah Makassar sebagai kota olahraga sebesar 47,6 persen, dampak positif pada UMKM atau bisnis lokal sebesar 42,4 persen, sirkulasi perputaran uang ekonomi dengan 40,9 persen, serta niat kunjungan wisata yang mencapai hasil 38,0 persen.
“Narasi ini makin diperkuat dengan identitas kuliner, pertumbuhan komunitas lari, dan posisi Makassar sebagai hub utama Indonesia Timur,” terangnya.
Baca Juga : Ketika Pelajaran Sosiologi Masuk Era Digital: Universitas Megarezky Bekali Guru dengan LMS dan QR Code
Dalam event MHM 2026, total pelari yang terlibat sebanyak 12.400 pelari dengan pertumbuhan peserta yang signifikan dari tahun ke tahun. Dari data peserta MHM 2022 mencapai 3.000 pelari, kemudian tumbuh menjadi 12.400 pada 2026.
“Setelah sukses mencetak aneka catatan positif, kami juga mencetak sejarah baru sebagai lomba lari pertama di kawasan Sulawesi dan sekitarnya yang melakukan Survey Analisis Dampak secara ilmiah, independen, dan rasional,” tegas Safrita.
Ia menjelaskan, MHM adalah lomba lari yang diinisiasi oleh stakeholder di Kota Makassar dan mendapat dukungan penuh dan komitmen maksimal dari Pemerintah Kota Makassar sejak eksekusi pertama pada 2022. Sementara, di pelaksanaannya tahun ini event lari tersebut mendapat dukungan besar dari Telkomsel, korporat besar di bidang telekomunikasi.
Baca Juga : Upaya KALLA Jaga Biodiversitas Pesisir, Aksi Mangrove Lestari Raih Gold ISRA 2026
Selain itu, ini juga merestrukturisasi kategori, meniadakan Kategori 5 Kilometer (K), membuka hanya Kategori Half Marathon (21 K) dan 10K. Termasuk, merespon permintaan umum dibuka pula Kategori Anak (Kid Dash) di tahun ini.
“Lomba lari ini merupakan yang pertama mendapat sertifikasi rute oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) bagi Kota Makassar, daerah lainnya bahkan juga untuk Kawasan Sulawesi,” ujarnya.
Langkah melakukan survey ini diambil berdasarkan pertimbangan sudah saatnya Kota Makassar memberanikan diri melangkah lebih maju di bidang lomba lari massal jalan raya ini. Dengan demikian, Kota Makassar valid apabila memberi label diri sebagai Kota Pariwisata Olahraga atau Sport Tourism City.
Baca Juga : Kalla Land & Property Raih Penghargaan Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026
“Survey ini dikerjakan secara profesional dan independen melalui kolaborasi oleh manajemen MHM melalui divisi risetnya, Insight Hub dan Lembaga Riset Losta Institute,” jelasnya.
Dirinya pun berharap, hasil data survey yang positif ini kiranya dapat mendorong berbagai pihak untuk mengambil peran dan berkontribusi positif bagi komitmen berikut untuk MHM di masa-masa mendatang. Olehnya, diperlukan sinergi dan kinerja yang kuat dan maksimal para pemangku kepentingan untuk memperkuat kesiapan kota (city-readiness).
“Tentu juga kiranya akan membuat berbagai pihak dapat bersama mengerucutkan fokus dalam meningkatkan peran masing-masing demi Kota Makassar yang telah dinarasikan survey secara positif dan membanggakan ini,” ujarnya.
Baca Juga : Kalla Land & Property Raih Penghargaan Corporate Entrepreneurial Marketing Award 2026
Penyajian data berbasis riset ilmiah ini menegaskan komitmen kuat manajemen MHM dalam menjaga transparansi, mempererat kemitraan strategis dengan sponsor melalui data ROI yang akurat, serta membangun keterlibatan pelari dan komunitas pelari yang berkelanjutan demi standar baru sport tourism Indonesia yang lebih berintegritas.
