0%
logo header
Senin, 28 September 2026 15:27

Hingga Juli 2026, OJK Catat Akun Aset Keuangan Digital dan Kripto Capai 22,93 Juta

Chaerani
Editor : Chaerani
Ilustrasi aktivitas aset kripto. (Dok. Int)
Ilustrasi aktivitas aset kripto. (Dok. Int)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah akun konsumen aset keuangan digital dan aset kripto mencapai 22,93 juta hingga Juli 2026. Pertumbuhan tersebut menunjukkan besarnya potensi pemanfaatan inovasi teknologi untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Perkembangan ekosistem keuangan digital juga tercermin dari meningkatnya pemanfaatan berbagai layanan berbasis teknologi,” terang Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, dalam keterangannya, kemarin.

Pada periode yang sama, layanan Pemeringkat Kredit Alternatif mencatat 28,32 juta permintaan data skor kredit. Sementara itu, Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan telah menjangkau 19,26 juta pengguna.

Baca Juga : Peringati World Heart Day, Bukit Baruga Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Gratis

Menurut Adi, perkembangan tersebut membuka peluang besar bagi inovasi teknologi untuk memperluas layanan keuangan. Namun, pertumbuhan itu perlu diiringi dengan pengawasan, pengelolaan risiko, serta pelindungan konsumen yang memadai.

OJK, kata dia, terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital nasional melalui pengembangan inovasi yang bertanggung jawab, perluasan akses layanan keuangan, dan penguatan pelindungan konsumen.

Di sektor jasa keuangan, OJK mendorong inovasi yang bertanggung jawab melalui regulatory sandbox. Ruang pengujian tersebut digunakan untuk menilai berbagai inovasi sebelum diterapkan secara lebih luas, termasuk dari aspek keamanan dan manfaatnya bagi masyarakat.

Baca Juga : Bapenda dan BPN Gowa Dorong Integritas Data Pertanahan dan Perpajakan Daerah

“Ruang uji coba yang kita miliki harus mampu memastikan bahwa setiap inovasi telah tervalidasi keamanannya sebelum hadir di tengah-tengah masyarakat, sehingga yang tercipta adalah nilai tambah serta ekonomi yang real yang dirasakan oleh masyarakat, bukan sekadar disruption semata,” kata Adi.

Selain itu, inovasi berbasis data juga dapat membantu memperluas akses masyarakat dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap layanan keuangan.

Pemeringkat Kredit Alternatif, misalnya, dapat membantu dalam proses penilaian kelayakan pembiayaan. Sementara itu, Securities Crowdfunding berpotensi mempertemukan pelaku usaha dengan sumber pendanaan.

Baca Juga : OJK Dorong Inovasi Keuangan Digital Melindungi dan Bermanfaat untuk Masyarakat

Meski demikian, perluasan akses layanan keuangan digital perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi keuangan digital masyarakat.

“Kepercayaan ini hanya berdiri teguh jika aspek pelindungan konsumen, keamanan siber, dan tata kelola yang baik (good governance) tertanam dalam nadi setiap penyelenggara inovasi keuangan digital,” ujar Adi.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlanjutan ekosistem keuangan digital. Karena itu, penyelenggara inovasi keuangan digital perlu memastikan aspek pelindungan konsumen, keamanan siber, dan tata kelola menjadi bagian integral dari kegiatan usaha.

Baca Juga : Yakin PSI Tembus Senayan, Jokowi Pamer KTA dan Resmi Tegaskan Diri sebagai Kader

Dalam menjaga keberlanjutan ekosistem keuangan digital, OJK juga terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan dan aparat penegak hukum. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah dan menindak praktik ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat serta mengganggu kepercayaan terhadap ekosistem keuangan digital.

“OJK akan terus merapatkan barisan dengan seluruh pemangku kepentingan dan aparat penegak hukum untuk menindak tegas setiap praktik ilegal demi terwujudnya ekosistem yang sehat dan berkelanjutan dan berdaulat,” tutup Adi.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646