0%
logo header
Selasa, 22 September 2026 18:50

Tahfidz Camp LAZ Hadji Kalla, Bentuk Komitmen Ciptakan Generasi Qur’ani di Desa

Chaerani
Editor : Chaerani
Puluhan santri mengikuti Tahfidz Camp yang digelar LAZ Hadji Kalla di Desa Mundan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. (Dok. LAZ Hadji Kalla)
Puluhan santri mengikuti Tahfidz Camp yang digelar LAZ Hadji Kalla di Desa Mundan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang. (Dok. LAZ Hadji Kalla)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, ENREKANG — Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla terus berkomitmen dalam upaya membina generasi Qur’ani. Melalui program keislaman di wilayah desa binaannya, pihaknya menggelar Tahfidz Camp.

Kegiatan ini sebagai ruang pembinaan bagi santri dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus memperkuat karakter dan akhlak yang dilaksanakan di Desa Mundan, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang.

Dai Desa Bangkit Sejahtera (DBS) LAZ Hadji Kalla di Desa Mundan, Ustaz Saenal Wahid, menjelaskan, Tahfidz Camp merupakan kegiatan pembinaan santri se-Desa Mundan yang difokuskan untuk menghafal Al-Qur’an. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap bulan selama dua hari, baik di lingkungan desa maupun di beberapa tempat wisata yang ada di Kabupaten Enrekang.

Baca Juga : OJK Sulselbar Perkuat Literasi Keuangan ke Pelajar, Perempuan dan Pelaku UMKM di Pasangkayu

Dalam pelaksanaannya, para santri membawa tenda dan perlengkapan masing-masing untuk digunakan selama kegiatan berlangsung. Konsep camp tersebut tidak hanya menjadi sarana pembinaan hafalan, tetapi juga membangun kemandirian, kebersamaan, dan semangat belajar para santri dalam suasana yang lebih dekat dengan alam.

“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi wadah bagi santri untuk terus semangat menghafal Al-Qur’an. Tasmi’ atau sima’an dilakukan di hadapan para santri dan orang tua yang sempat hadir, sehingga menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak dalam menjaga dan menyelesaikan hafalannya,” ujarnya, dalam keterangannya, Selasa, (22/09/2026).

Adapun agenda kegiatan Tahfidz Camp meliputi tasmi’ atau sima’an hafalan santri yang telah menyelesaikan hafalan Juz 30. Selain itu, para santri juga mendapatkan materi pembinaan karakter, seperti adab dan akhlak, tajwid, praktik wudhu dan salat yang benar, serta kegiatan ice breaking untuk membangun kekompakan peserta.

Baca Juga : Kuasai 51,4 Persen Penjualan, Toyota Hilux Rangga Jadi Andalan Pelaku Bisnis di Sulawesi

Kegiatan Tahfidz Camp ini diikuti sebanyak 66 santri dan berjalan selama satu tahun. Dari proses pembinaan tersebut, sebanyak 10 santri telah berhasil menyelesaikan sima’an hafalan Juz 30. Selain itu, lima santri lainnya ditargetkan akan menyusul menyelesaikan sima’an pada bulan berikutnya.

Sebagai bentuk apresiasi, santri yang telah menyelesaikan sima’an hafalan Juz 30 mendapatkan momen pemasangan mahkota kepada orang tua santri. Prosesi tersebut menjadi simbol penghargaan atas perjuangan santri dalam menghafal Al-Qur’an, sekaligus bentuk kebahagiaan dan penghormatan kepada orang tua yang turut mendampingi proses pendidikan anak-anaknya.

Program Officer Islamic Care LAZ Hadji Kalla, Muh. Syafei Karsali, menyampaikan bahwa Tahfidz Camp menjadi bagian dari komitmen LAZ Hadji Kalla dalam memperkuat pembinaan keislaman di desa. Menurutnya, pembinaan Al-Qur’an di tingkat desa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar anak-anak memiliki ruang belajar yang terarah, menyenangkan, dan membentuk karakter sejak dini.

Baca Juga : Event KALLA 10K Siapkan Rute Bersertifikasi PASI, Peserta Dari Lintas Pulau di Indonesia

”Melalui program ini, santri diharapkan tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga tumbuh dengan adab, akhlak, dan pemahaman ibadah yang baik sehingga dapat menjadi generasi Qur’ani yang memberi manfaat bagi keluarga, lingkungan desa, dan masyarakat luas,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu orang tua santri Desa Mundan, Jasman, mengapresiasi pembinaan tahfiz yang diinisiasi oleh Dai LAZ Hadji Kalla. Menurutnya, sebelum kegiatan tahfidz ini berjalan, belum ada anak-anak di desa tersebut yang menghafal Juz 30. Namun setelah pembinaan dilakukan, sudah ada 10 santri yang berhasil menyelesaikan tasmi’ satu juz sekali duduk.

“Dengan adanya kegiatan tahfidz yang dibentuk oleh Da’i dari LAZ Hadji Kalla, kami memberikan apresiasi yang sangat luar biasa,” jelasnya.

Baca Juga : Demi Efektivitas, DPD RI dan DPRD Sulsel Sepakat Kelola Aspirasi Secara Bersama-sama

Bahkan lanjutnya, prestasi yang paling membanggakan dimana sudah ada satu santri yang berhasil mengikuti lomba MTQ tingkat Tanah Toraja dan meraih juara 1.

“Santri tersebut juga diberi kesempatan mewakili Tanah Toraja pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dilaksanakan di Maros pada April lalu, untuk kategori Hifzhil Qur’an satu juz dan tilawah,” terang Jasman.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646