REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutai Kartanegara (Kukar) telah mengumumkan hasil pengukuran Indeks Kompetensi Digital Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2023. Skor indeks mencapai 2,3 dari skala 4, menandakan tingkat kemampuan digital yang cukup baik secara umum, namun masih memiliki ruang untuk ditingkatkan.
Pengukuran ini melibatkan sekitar 12.500 ASN Kukar, termasuk PNS dan PPPK, dengan menggunakan framework Digcomp (Digital Competence Framework for Citizens) yang dikembangkan oleh European Commission. Lima area kompetensi digital diukur, termasuk informasi dan data, komunikasi dan kolaborasi, penciptaan konten digital, keselamatan, dan pemecahan masalah.
Dari hasil pengukuran, terlihat bahwa skor tertinggi terdapat pada area kompetensi komunikasi dan kolaborasi, sementara skor terendah berada pada penciptaan konten digital.
Baca Juga : 17 Alasan Rakyat Kutai Kartanegara Kembali Pilih Edi Damansyah-Rendi Solihin
Kepala BKPSDM H. Rakhmadi menyatakan harapannya agar hasil indeks ini menjadi dasar untuk meningkatkan kompetensi digital ASN Kukar, dengan tujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik.
“Kami berharap, hasil IKD ini dapat menjadi dasar untuk meningkatkan kompetensi digital ASN Kukar agar pelayanan publik meningkat secara kualitas dan kuantitas,” ujar Rakhmadi.
Penekanan pada peningkatan kompetensi digital diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Kukar.
Baca Juga : Ribuan Warga Kukar Ramaikan Pestapore Edi-Rendi, Bukti Kuat Dukungan Petahana
“Tentunya dengan adanya peningkatan kepuasan publik akan terwujud peningkatan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintahan,” tambah Rakhmadi.
Pengukuran indeks ini merupakan bagian dari Tenggarong Project yang bertujuan untuk mengakselerasi transformasi digital di Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintahan dan tingkat kepercayaan publik. (ADV/Kominfo Kukar)
