0%
logo header
Rabu, 05 Januari 2022 12:54

Kanit Regiden Polres Palopo Pastikan Tak Ada Pembuatan SIM Tembak

Kanit Regiden Polres Palopo Ipda F Patrick Siahaya
Kanit Regiden Polres Palopo Ipda F Patrick Siahaya

REPUBLIKNEWS.COM, PALOPO – Polres Palopo dituding melakukan praktek pembuatan SIM tembak.

Hal itu viral di media sosial. Khususnya di Facebook. Grup Palopo Dagang.

Menanggapi hal itu, Kanit Regident Polres Palopo, Ipda F Patrick Siahaya mengatakan pembuatan SIM tembak merupakan kabar bohong atau hoax.

Baca Juga : Target 90 Persen, Polres Palopo Bekerjasama TNI Gelar Vaksin di City Market

“Kabar dan posting itu enggak benar yaitu hoax dan merupakan penipuan dengan mengatas namakan Polres Palopo,” jelasnya, Rabu (5/1/2022).

Kanit Regident menuturkan pihaknya tengah melakukan pelacakan terhadap akun yang menyebarkan informasi mengenai jasa pembuatan SIM tembak yang mengatas namakan pihak Polres Palopo.

“Pihak kepolisian sendiri sudah melakukan pelacakan terhadap akun tersebut dimana kita ketahui kejadian seperti sudah pernah terjadi di wilayah hukum Polres Toraja, sehingga kami berupaya untuk melacak akun tersebut dan mencari pelaku yang menyebarluaskan informasi yang sifatnya penipuan ini,” paparnya.

Baca Juga : Jaga Ketertiban Administrasi Personel, Kapolres Palopo Periksa Sikap Tampang Anggota

F Patrick Siahaya mengimbau kepada masyarakat terkhusus nya di wilayah Kota Palopo, Agar berhati-hati dan tidak terpengaruh dengan kabar tersebut dengan langsung mengonfirmasi petugas yang ada di Satpas SIM di Polres Palopo.

Sebelumnya, beredar info adanya pembuatan SIM tembak dimedia sosial Facebook, sebuah akun grup Palopo dagang.

Berikut isi pesannya:

Baca Juga : Periksa Tujuh Saksi, Ini Alasan Polisi Belum Tahan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Unanda

Ijin post menerima jasa pembuatan SIM tembak.

SIM A
SIM C
SIM B2 UMUM
SIM B1 UMUM

Proses pembayaran SIM terlebih dahulu di jadikan ketika selesai lanjut pembayaran minat inbox atau Wa.
0878-9364-9976.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998