0%
logo header
Sabtu, 11 April 2026 18:30

Kawasan Museum Balla Lompoa Dimanfaatkan Jadi Ruang Belajar Mahasiswa UNM

Chaerani
Editor : Chaerani
Puluhan HMK Statistik FMIPA UNM saat melaksanakan Statistic Club, di Gedung Kaca, Istana Tamalate Balla Lompoa, Sabtu, (11/04/2026). (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)
Puluhan HMK Statistik FMIPA UNM saat melaksanakan Statistic Club, di Gedung Kaca, Istana Tamalate Balla Lompoa, Sabtu, (11/04/2026). (Dok. Chaerani/Republiknews.co.id)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Statistik, Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Negeri Makassar (UNM) memanfaatkan Kawasan Museum Balla Lompoa sebagai ruang belajar.

Melalui program Statistic Club (SC), mahasiswa belajar topik manajemen waktu di Gedung Kaca, Istana Tamalate Balla Lompoa, Sabtu, (11/04/2026).

Ketua HMJ Statistik FMIPA UNM, Zaldy mengatakan bahwa pemilihan lokasi di Kawasan Balla Lompoa sangat relevan dalam implementasi program SC ini. Pasalnya, pertemuan rutin yang digagas HMJ Statistik FMIPA Bidang 1 Kemahasiswaan (kaderisasi) tidak hanya berfokus pada pemberian materi, tetapi juga dikombinasikan dengan kunjungan ke lokasi wisata di Sulawesi Selatan, khususnya yang berada di sekitar Makassar.

Baca Juga : Muscab PKB Zona II Jadi Momentum Regenerasi Partai, Azhar Arsyad Tekankan Kader Lebih Adaptif

Olehnya, setelah sesi kajian, peserta kemudian diajak mengeksplorasi lingkungan sekitar guna mengenal nilai sejarah serta potensi wisata lokal.

“Kawasan Balla Lompoa ini sangat representatif kita jadikan lokasi kajian kali ini. Karena setelah kita melaksanakan kelas SC ini, teman-teman juga bisa berkunjung ke museum-nya dan melihat koleksi-koleksi sejarah di Kabupaten Gowa,” katanya, saat ditemui, di Kawasan Museum Balla Lompoa.

Ia menjelaskan, program Statistic Club ini merupakan bentuk kajian yang ditujukan untuk memperkuat kapasitas kader, khususnya dalam menghadapi tantangan organisasi dan akademik.

Baca Juga : Kemenangan Kontingen Gowa di MTQ Sulsel Berhasil Masuk Lima Besar

“Manajemen waktu itu sangat penting bagi mahasiswa, apalagi yang aktif berorganisasi. Kita harus bisa membagi waktu antara kegiatan kampus dan tanggung jawab akademik,” ujarnya.

Menurut Zaldy, lingkungan yang asri dan nyaman di Kawasan Museum Balla Lompoa ini menjadi salah satu alasan pemilihan tempat, karena dinilai mendukung proses belajar yang lebih efektif dan menyenangkan.

Dari sisi pelaksanaan, dirinya mengaku bahwa komunikasi dengan pihak pengelola berjalan dengan baik.

Baca Juga : Pesta Siaga Perdana di Gowa jadi Ruang Belajar Nilai-nilai Kepramukaan

“Ini memang kegiatan kami yang kedua kalinya di Balla Lompoa ini, pemerintah daerah lewat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gowa selalu memberikan dukungan penuh jika kami ingin membuat kegiatan-kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memiliki bekal manajemen waktu yang baik sebagai persiapan menghadapi kesibukan di masa depan, sekaligus menjadi generasi penerus organisasi yang lebih siap dan berkualitas.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646