REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Desa Sebulu Modern, yang menerapkan aplikasi e-Siltap untuk pembayaran penghasilan tetap kepada kepala desa dan perangkat desa, menghadapi kelebihan dan tantangan. Menurut Kepala Desa, Jumadin, aplikasi tersebut membantu dalam pengurusan administrasi, namun terkadang mengalami gangguan jaringan atau eror yang menyebabkan keterlambatan pencairan Siltap.
“Meskipun terkadang mengalami keterlambatan akibat gangguan jaringan, aplikasi e-Siltap tetap menjadi sarana yang sangat membantu bagi kami para kepala desa dan perangkat desa,” ujar Jumadin.
Ia menekankan pentingnya para kepala desa dan perangkat desa tetap mengikuti perkembangan teknologi, meskipun menyadari adanya tantangan teknis. Meskipun pernah mendengar beberapa kades ingin kembali ke pengurusan manual, Jumadin menyarankan agar mereka tetap menggunakan aplikasi ini untuk memanfaatkan kemudahan administratif.
Baca Juga : 17 Alasan Rakyat Kutai Kartanegara Kembali Pilih Edi Damansyah-Rendi Solihin
“Penting bagi kita untuk tetap memahami aturan dan tetap mengikuti perkembangan teknologi, meskipun terkadang ada hambatan teknis,” tambahnya. (ADV/Diskominfo Kukar)
