0%
logo header
Minggu, 04 Oktober 2026 23:51

Ketua DPRD Sulsel Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Rizal
Editor : Rizal
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi saat mendampingi Mensos RI, Saifullah Yusuf dalam peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (4/10/2026). (Foto: Istimewa)
Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi saat mendampingi Mensos RI, Saifullah Yusuf dalam peluncuran Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (4/10/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi alias Cicu turut mendampingi Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat meluncurkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) di GOR Sudiang, Makassar, Minggu (4/10/2026).

Cicu hadir bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta sejumlah pejabat dan tokoh daerah lainnya.

Gerakan Nasional Peduli Tetangga merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperkuat pendataan masyarakat sekaligus memperluas akses perlindungan sosial. Makassar menjadi salah satu daerah percontohan nasional program tersebut.

Baca Juga : 197 Pengurus Golkar Sulsel Dibawah Nakhoda IAS Dilantik, Tambah Kursi Jadi Target Utama

Dalam pelaksanaannya, pengurus RT dan RW mendapat peran penting sebagai Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos). Mereka membantu pemerintah mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan, memperbarui data, hingga membantu masyarakat mengakses layanan perlindungan sosial.

Mensos RI, Saifullah Yusuf mengatakan pemerintah terus membenahi akurasi data penerima bantuan sosial. Menurutnya, data yang akurat menjadi kunci agar bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Intinya, Bapak Presiden ingin agar data kita semakin akurat. Sebab, masih banyak bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran,” kata Gus Ipul.

Baca Juga : Resmi Dilantik Wamenhan, Adnan Purichta Bidik Medali PON 2028 dan Training Center Taekwondo Sulsel

Ia menjelaskan, data perlindungan sosial harus menggambarkan kondisi objektif dan kondisi riil masyarakat. Data tersebut mencakup nama individu maupun keluarga yang membutuhkan perlindungan sosial.

Pemerintah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan, melakukan pembaruan, mengusulkan penerima, maupun menyanggah data yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Ia menilai keterlibatan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW penting karena mereka bersentuhan langsung dengan kondisi masyarakat.

Baca Juga : Pimpin Demokrat Sulsel, Munafri Arifuddin Punya Waktu 30 Hari Rampungkan Struktur Pengurus

Cicu menegaskan DPRD Sulsel akan ikut mengawal pelaksanaan program tersebut agar manfaat perlindungan sosial dapat menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan.

Menurutnya, penguatan data tidak boleh berhenti pada proses administrasi. Data harus terus diperbarui sesuai kondisi masyarakat sehingga pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menentukan penerima bantuan.

Cicu juga menilai Gerakan Peduli Tetangga memiliki nilai penting karena mengajak masyarakat memperhatikan kondisi warga di lingkungan terdekat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu menemukan warga yang belum terdata atau mengalami kesulitan mengakses program pemerintah.

Baca Juga : AHY Apresiasi Khusus Dedikasi Ni’matullah Jaga dan Besarkan Demokrat di Sulsel

Program ini, lanjutnya, juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga masyarakat di tingkat lingkungan.

“Program seperti ini perlu dikawal bersama agar data yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat. Dengan data yang akurat, bantuan sosial juga bisa lebih tepat sasaran,” kata Cicu.

Dalam peluncuran tersebut, ribuan pengurus RT dan RW se-Kota Makassar turut terlibat dalam deklarasi sebagai Agen Perlinsos. Pemerintah Kota Makassar menargetkan partisipasi Agen Perlinsos terus meningkat hingga mencapai 50 persen pada akhir 2026. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646