REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri dan futsal putri akhirnya diikutsertakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Bone-Wajo.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi E DPRD Sulsel dengan KONI Sulsel, Dispora Sulsel, dan perwakilan atlet di kantor sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Kamis (24/9/2026).
Sebelumnya, kedua cabor ini sempat dicoret dari daftar pertandingan Porprov Sulsel 2026 dengan alasan efisiensi anggaran. Namun, setelah persoalan ini dibahas bersama Komisi E DPRD Sulsel, sepak bola putri dan futsal putri akhirnya kembali dimasukkan.
Baca Juga : 25 Tahun Partai Demokrat: Sebuah Pengingat
Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Andi Nirawati, mengungkapkan bahwa kendala utama sebenarnya bukan disebabkan oleh masalah anggaran, melainkan kendala teknis. Kedua cabor tersebut memiliki jumlah peserta yang sangat banyak, sementara ketersediaan lokasi venue pertandingan cukup terbatas.
”Sebenarnya ini kendala teknis, karena situasi lapangan serta jadwal pertandingan sepak bola dan futsal sangat padat, sementara waktu penggunaannya hanya seminggu,” ujar Anir, sapaan karibnya.
Anir menambahkan, masalah penggunaan lapangan kini sudah menemukan solusi.
Baca Juga : Milad ke-20 YBM PLN, Tebar Manfaat dengan Hadirkan Ojol Care untuk 120 Pengemudi Ojek Online
”Karena pesertanya banyak, waktu pertandingannya akan dimaksimalkan dari pagi hingga sore hari. Dengan begitu, kategori putra maupun putri sudah bisa sama-sama dipertandingkan,” jelasnya.
Ia pun berharap seluruh cabang olahraga yang diminati oleh kaum perempuan dapat menjadi prioritas dan terus mendapat dukungan dari pemerintah, sehingga atlet perempuan memiliki ruang untuk berkompetisi, baik di tingkat daerah maupun nasional. (*)
