0%
logo header
Jumat, 01 Mei 2026 17:15

Lewat SMP dan SMK3, PLN UIP Sulawesi Perkuat Standar Keamanan dan Keselamatan Pekerja

Chaerani
Editor : Chaerani
PLN UPP Sulawesi Tenggara saat menggelar Edukasi SMP dan SMK3, di Kantor UPP Sultra, Kota Kendari, kemarin. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)
PLN UPP Sulawesi Tenggara saat menggelar Edukasi SMP dan SMK3, di Kantor UPP Sultra, Kota Kendari, kemarin. (Dok. Humas PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, KENDARI — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara memperkuat standar keamanan dan keselamatan bagi pada pekerja dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayahnya.

Hal ini pun dilakukan dengan menggelar Edukasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Kegiatan yang berlangsung di Kantor UPP Sultra, Kota Kendari ini diikuti oleh pegawai dan mitra kerja secara hybrid.

Langkah ini menjadi krusial mengingat PLN UIP Sulawesi tengah memacu sejumlah proyek strategis, termasuk pengembangan Gardu Induk (GI) dengan total kapasitas ±30 MVA dan jaringan transmisi sepanjang ±38,95 kilometer.

Baca Juga : Kuasa Hukum Tegaskan Sengketa Lahan Pasar Pagi Tambora Inkrah

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha mengungkapkan bahwa melalui implementasi SMP dan SMK3 yang ketat. PLN memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai standar, mencakup identifikasi risiko, pengamanan aset strategis, hingga pengendalian kecelakaan kerja demi mencapai target Zero Accident.

“Sinergi antara aspek teknis dan keselamatan adalah kunci keberhasilan proyek nasional. “Kami berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan pengamanan dan keselamatan kerja di setiap tahapan proyek,” ujarnya.

Selain itu, hal tersebut juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance sekaligus tanggung jawab perusahaan dalam memastikan setiap aset kelistrikan yang dibangun terlindungi dengan standar terbaik.

Baca Juga : Bawa Tujuh Sapta Mulia, Kota Makassar Pamer Inovasi Unggulan di APEKSI 2026

Sementara, Manager Unit Pelaksana Proyek (MUPP) Sultra, Ronny Aprisaputra menambahkan, budaya keselamatan kerja (safety culture) harus menjadi kebutuhan operasional yang melekat pada setiap individu.

“Penerapan SMP dan SMK3 bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan fondasi utama untuk menjaga keberlangsungan proyek dan keselamatan seluruh pekerja. Dengan standar yang konsisten, kita optimis dapat menghadirkan infrastruktur kelistrikan yang andal tepat waktu,” ujarnya.

Edukasi ini juga menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat pengawasan terhadap mitra kontraktor yang terlibat dalam pembangunan transmisi dan gardu induk. Dengan pengawasan yang berlapis dan pemahaman risiko yang seragam, PLN berupaya meminimalisir segala kendala di lapangan yang dapat menghambat penyelesaian proyek strategis tersebut.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646