0%
logo header
Selasa, 19 Mei 2026 09:35

Liga Ramang U-17 Resmi Bergulir, Abustan: Warisan Ramang Harus Terus Hidup

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Wakil Bupati Barru, Abustan A Bintang
Ket: Wakil Bupati Barru, Abustan A Bintang

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BARRU – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menegaskan bahwa Liga Ramang harus menjadi spirit kebangkitan sepak bola Kabupaten Barru sekaligus wadah pembinaan generasi muda dalam mengembangkan bakat dan prestasi olahraga.

Hal itu disampaikan saat mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, pada pembukaan Liga Ramang U-17 Kabupaten Barru Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola Sumpang Binangae, Kecamatan Barru, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Barru, Sekretaris Pengadilan Agama Barru, Panitera Pengadilan Negeri Barru, pimpinan OPD, Ketua KONI Barru, para camat, Danramil Barru, Kepala UPT Puskesmas Padongko, Lurah Sumpang Binangae, pengurus Askab PSSI Barru, pelatih, official, dan peserta turnamen.

Baca Juga : Pemkab Barru Siap Kawal Pendataan Sensus Ekonomi 2026 hingga Tingkat Desa

Dalam sambutannya, Abustan menyampaikan salam hormat sekaligus permohonan maaf dari Bupati Barru yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.

Ia menegaskan bahwa Liga Ramang bukan sekadar agenda olahraga tahunan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga warisan dan semangat legenda sepak bola nasional asal Barru, Ramang.

“Ramang adalah kebanggaan Barru yang pernah mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Karena itu, Liga Ramang harus terus hidup dan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang sepak bola,” ujarnya.

Baca Juga : Bupati Barru Buka Peluang Kolaborasi dengan Kampus dan BRIN Kembangkan Potensi Daerah

Menurut Abustan, kompetisi yang berkelanjutan merupakan bagian penting dalam menciptakan sistem pembinaan atlet yang terarah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barru bersama Askab PSSI Barru terus mendorong terselenggaranya berbagai kompetisi sepak bola sebagai ruang bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan.

“Sekarang ada Liga Ramang U-17, kemudian akan dilanjutkan U-12 dan Bupati Cup. Ini bentuk kesinambungan pembinaan sepak bola agar anak-anak kita terus termotivasi meningkatkan kemampuan dan prestasinya,” katanya.

Abustan yang juga menjabat sebagai Ketua Askab PSSI Barru mengatakan saat ini telah ada putra daerah Barru yang mampu menembus level nasional. Ia optimistis Liga Ramang dapat melahirkan talenta-talenta baru yang mampu membawa nama Barru ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga : Hadiri HBDI ke-118, Bupati Barru Dukung Senam Taichi Jadi Agenda Rutin Car Free Day

“Dengan latihan yang disiplin dan kompetisi yang rutin, bukan tidak mungkin dari Liga Ramang ini akan lahir pemain-pemain besar dari Kabupaten Barru di masa mendatang,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta, pelatih, official, dan suporter untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga situasi tetap kondusif selama turnamen berlangsung.

“Jadikan Liga Ramang sebagai ajang silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun karakter generasi muda melalui semangat fair play,” pesannya.

Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Andi Rukaiyyah, mengatakan turnamen tersebut digelar sebagai wadah pembinaan, penyaluran bakat, serta pengembangan potensi atlet sepak bola usia muda di Kabupaten Barru.

Menurutnya, kompetisi ini juga bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas, mental juara, serta mempererat silaturahmi antar Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub sepak bola.

“Turnamen ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pemain muda berbakat yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Barru di tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi

Liga Ramang U-17 Tahun 2026 diikuti 12 tim yang beranggotakan pemain kelahiran tahun 2009 dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barru, antara lain Kecamatan Barru, Tanete Rilau, Tanete Riaja, dan Balusu.

Kompetisi dijadwalkan berlangsung selama 13 hari. Babak penyisihan digelar pada 18 hingga 24 Mei 2026, sedangkan babak final akan berlangsung pada 3 hingga 8 Juni 2026 di Lapangan Sepak Bola Sumpang Binangae.

Panitia menyiapkan total hadiah pembinaan sebesar Rp13,3 juta. Juara pertama akan menerima Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, juara ketiga Rp2 juta, dan juara keempat Rp1,5 juta. Selain itu, penghargaan individu juga diberikan kepada pemain terbaik, kiper terbaik, dan pencetak gol terbanyak.

Baca Juga : Sambut HBDI ke-118, Bupati Barru Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat Lewat Senam Tai Chi

Sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan, panitia bersama Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Barru juga merencanakan pelaksanaan Liga Ramang U-12 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

Pembukaan Liga Ramang U-17 turut dimeriahkan pertandingan ekshibisi antara tim Forkopimda dan Panitia Pelaksana melawan PWI Kabupaten Barru. Laga tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim Forkopimda dan Panpel.

Wakil Bupati Barru turut bermain bersama Kapolres Barru, Kasi Pidsus Kejari Barru, dan Kepala Disparekrafpora Barru. Dua gol kemenangan tim Forkopimda dan Panpel dicetak Ashar dan Kapolres Barru, sedangkan gol balasan PWI Barru dicetak Hasan Resy.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646