0%
logo header
Kamis, 11 Juni 2026 20:53

Rintis Rumah Koran di Dataran Tinggi, Jamaluddin Kantongi Penghargaan Kalpataru 2026

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis bersama Jamaluddin, penggiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao usai menerima Penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Tahun 2026, pada Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan INVIROTECH 2026, di Jakarta International Convention Center, Kamis, (11/06/2026). (Dok. Humas Gowa)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis bersama Jamaluddin, penggiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao usai menerima Penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Tahun 2026, pada Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan INVIROTECH 2026, di Jakarta International Convention Center, Kamis, (11/06/2026). (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Keberadaan Rumah Koran yang dirintis Jamaluddin, penggiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao berhasil mendapatkan pengakuan secara nasional.

Prestasi membanggakan ini pun dikantongi Jamaluddin usai meraih Penghargaan Kalpataru Kategori Perintis Tahun 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi dan konsistensinya dalam pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis edukasi dan aksi nyata yang dijalankannya selama bertahun-tahun.

Jamaluddin mengaku tidak pernah membayangkan aktivitas Rumah Koran yang dirintis sejak 2014 akan mengantarkannya meraih penghargaan nasional ini pun.

Baca Juga : Seminar Budaya di Museum Balla Lompoa, Dorong Kecintaan Generasi Muda Terhadap Kearifan Lokal

“Yang kami lakukan berawal dari kebutuhan menjaga desa dan sumber kehidupan masyarakat. Kami menjaga mata air, melakukan penghijauan, membangun embung pertanian, mengembangkan pertanian organik, hingga berbagi hasil panen kepada panti asuhan. Semua itu berjalan karena dukungan masyarakat,” katanya, usai menerima penghargaan, pada Perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan INVIROTECH 2026, di Jakarta International Convention Center, Kamis, (11/06/2026).

Menurutnya, pelestarian lingkungan, tata kelola air, dan pertanian merupakan satu kesatuan yang saling mendukung. Berkat pengelolaan sumber air yang terus dijaga, pertanian di Kanreapia tetap produktif sepanjang musim, baik saat musim hujan maupun kemarau.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Ketua DPRD Sulsel Perkuat Integritas dan Budaya Anti Korupsi Lewat Pelatihan PAKU Integritas 2026 KPK

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Gowa. Prestasi yang diraih Jamaluddin menunjukkan bahwa konsistensi pelestarian lingkungan dapat memberikan dampak besar dan mendapat pengakuan di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menilai penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen panjang Jamaluddin dalam menggerakkan masyarakat menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

“Dedikasi beliau selama bertahun-tahun dalam menjaga lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat menjadi contoh yang patut diteladani. Ini membuktikan bahwa perubahan dapat dimulai dari desa dan tumbuh menjadi gerakan yang memberi manfaat luas,” lanjutnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong Tanggung Jawab Bersama Lindungi Data Pribadi Warga

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan Desa Kanreapia akan menjadi inspirasi bagi pengembangan program serupa di wilayah lain di Kabupaten Gowa.

“Kami ingin keberhasilan Desa Kanreapia menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Gowa. Pemkab Gowa akan terus mendorong lahirnya lebih banyak inisiatif masyarakat yang berpihak pada kelestarian lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis mengatakan, pihaknya akan terus memperkuat berbagai program pembinaan dan edukasi lingkungan guna menjaga keberlanjutan gerakan yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

Baca Juga : Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Husniah Lihat Langsung Bantuan Bedah Rumah di Bajeng Barat

“DLH Gowa akan terus memperkuat pendampingan dan edukasi lingkungan kepada masyarakat. Harapan kami, semakin banyak pelopor lingkungan yang tumbuh dan menggerakkan perubahan positif di daerahnya masing-masing,” ungkap Azhari.

Ia menambahkan, keberhasilan Jamaluddin menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan yang dilakukan secara konsisten mampu menjadi contoh bagi generasi muda untuk terus berperan dalam menjaga kelestarian alam.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646