0%
logo header
Sabtu, 25 Juli 2026 21:49

Dari Jalanan Rusak Hingga BPJS Tidak Aktif Jadi Aspirasi Utama Warga Tanjung Merdeka di Reses Edward Horas

Rizal
Editor : Rizal
Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas saat menggelar kegiatan reses dan serap aspirasi di Jalan Pantai Anging Mammiri, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Istimewa)
Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas saat menggelar kegiatan reses dan serap aspirasi di Jalan Pantai Anging Mammiri, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Sejumlah aspirasi utama mencuat dalam kegiatan reses yang digelar Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas di Jalan Pantai Anging Mammiri, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan serap aspirasi ini merupakan bagian dari reses masa persidangan ketiga Tahun Anggaran 2025-2026.

Masyarakat setempat menyampaikan berbagai aspirasi yang dinilai mendesak. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan di sekitar kawasan wisata bahari Pantai Anging Mammiri, pemberantasan peredaran narkoba dan aksi begal, hingga solusi bagi warga yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif lagi.

Dalam dialog yang berlangsung bersama masyarakat, persoalan infrastruktur menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki ruas jalan di sekitar lokasi destinasi wisata bahari Pantai Anging Mammiri yang selama ini mengalami kerusakan dan dinilai mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengunjung.

Baca Juga : BKPSDM Makassar Luncurkan Aksi ASN, Inovasi Berbasis AI untuk Tingkatkan Kompetensi Aparatur

Menurut warga setempat, kondisi jalan yang kurang memadai tidak hanya berdampak pada kenyamanan berkendara, tetapi juga berpotensi menghambat pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.

Selain persoalan infrastruktur, masyarakat juga meminta adanya langkah yang lebih tegas dalam memberantas peredaran narkoba dan aksi begal yang dinilai mulai meresahkan lingkungan. Warga berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum meningkatkan upaya pencegahan, pengawasan, serta penindakan terhadap peredaran narkotika dan aksi begal tersebut.

Aspirasi lain yang turut disampaikan adalah terkait kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Sejumlah warga mengaku mengalami kendala saat hendak mendapatkan pelayanan kesehatan karena status kepesertaannya bermasalah.

Baca Juga : Gelar Reses di Karang Anyar, Edward Horas Tampung Aspirasi Warga Soal Perbaikan Layanan KIS dan Beasiswa

“Kami berharap ada solusi dan pendampingan dari pemerintah agar masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat kembali memperoleh jaminan kesehatan,” kata Dg Bani, salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Edward Horas mengatakan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini kami catat dan akan kami tindak lanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, persoalan pemberantasan narkoba dan begal melalui koordinasi dengan instansi terkait, hingga upaya membantu penyelesaian kendala BPJS masyarakat,” tegas legislator Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel itu.

Baca Juga : Salurkan Bantuan untuk Masjid, Heriwawan Pimpin Gerakan Langit Biru Demokrat di Sinjai

Edward Horas yang juga sekretaris Komisi A DPRD Sulsel itu menegaskan, kegiatan reses merupakan momentum bagi anggota legislatif untuk mendengarkan secara langsung kebutuhan masyarakat sehingga program pembangunan yang direncanakan dapat lebih tepat sasaran.

“Sama dengan keinginan masyarakat, saya juga berharap aspirasi yang telah disampaikan ini tidak hanya menjadi catatan saja, tetapi dapat direalisasikan melalui program pembangunan maupun kebijakan pemerintah sehingga memberikan manfaat nyata bagi warga,” tutup Edward Horas. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646