REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas menyambangi warga dan konstituennya di Jalan Baji Maccini, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Minggu (26/7/2026).
Pada kesempatan itu, persoalan layanan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang kerap tidak aktif serta kebutuhan beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat setempat.
Kegiatan reses yang dihadiri tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, serta puluhan warga tersebut menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.
Baca Juga : Warga Barombong Gowa Keluhkan Sistem Zonasi SMA Negeri di Depan Andi Tenri Indah
Dalam sesi dialog, sejumlah warga mengaku mengalami kendala saat hendak menggunakan KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Mereka menyebut kartu yang dimiliki terkadang berstatus tidak aktif meskipun sebelumnya telah terdaftar sebagai peserta.
“Kami berharap ada solusi agar KIS yang dimiliki masyarakat benar-benar bisa digunakan saat dibutuhkan. Jangan sampai ketika sakit baru diketahui kartunya tidak aktif,” ujar Suci, salah seorang warga saat menyampaikan aspirasinya.
Selain persoalan kesehatan, masyarakat juga meminta perhatian terhadap sektor pendidikan. Warga berharap pemerintah dapat memperluas program beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar mereka dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
Baca Juga : BKPSDM Makassar Luncurkan Aksi ASN, Inovasi Berbasis AI untuk Tingkatkan Kompetensi Aparatur
Menurut warga, masih terdapat pelajar yang memiliki prestasi maupun semangat belajar tinggi, namun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi sehingga membutuhkan dukungan pemerintah.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Edward Horas yang juga sekretaris Komisi A DPRD Sulsel itu menyampaikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dihimpun dan menjadi bahan pembahasan sesuai mekanisme yang berlaku. Ia mengatakan persoalan layanan kesehatan dan pendidikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang perlu mendapat perhatian.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan teruskan kepada instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing. Reses menjadi momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga : Dari Jalanan Rusak Hingga BPJS Tidak Aktif Jadi Aspirasi Utama Warga Tanjung Merdeka di Reses Edward Horas
Legislator Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel itu juga mengajak masyarakat untuk terus menyampaikan aspirasi secara terbuka agar berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan dapat diketahui dan diperjuangkan melalui fungsi pengawasan, penganggaran, maupun legislasi yang dimiliki DPRD.
Kegiatan reses berlangsung dengan suasana dialogis. Selain persoalan KIS dan beasiswa, masyarakat turut menyampaikan sejumlah usulan lain yang berkaitan dengan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di wilayah tersebut. (*)
