REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Lomba pidato tidak hanya menjadi kompetisi semata, tetapi juga peluang besar untuk pembelajaran yang luas. Peserta lomba memiliki kesempatan untuk mengasah bakat, mengeksplorasi kemampuan, serta memperkuat kepercayaan diri dan kontrol emosi. Ini adalah pesan yang disampaikan oleh Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Maslianawati Edi Damansyah.
Dalam rangka peringatan HUT DWP ke-24 Tahun 2023, lomba pidato diadakan di Ruang Serba Guna Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kukar pada Rabu (6/12/2023). Acara ini diikuti oleh perwakilan DWP dari berbagai OPD dan kecamatan, termasuk istri-istri camat.
Maslianawati menyatakan, “Saya yakin semua peserta memiliki potensi untuk berhasil. Yang penting adalah bagaimana kita mengasah kemampuan kita masing-masing. Mari kita terus melatih dan mengembangkan diri agar bisa menjadi individu yang lebih percaya diri dan berkinerja optimal dalam berbagai situasi.”
Baca Juga : 17 Alasan Rakyat Kutai Kartanegara Kembali Pilih Edi Damansyah-Rendi Solihin
Ia juga menekankan bahwa mengikuti perlombaan tidak hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum. “Perlombaan ini juga sebagai uji mental. Pesertanya berasal dari DWP perwakilan OPD dan kecamatan, termasuk istri-istri camat. Seorang istri camat harus terampil berbicara di depan banyak orang karena dia nantinya akan membina anggotanya di kecamatan. Tidak hanya itu, mari cari cara inovatif untuk tampil,” ungkapnya.
Maslianawati menegaskan pentingnya menjaga etika sebagai anggota DWP yang merupakan istri-istri ASN. “Anggota DWP berasal dari istri-istri ASN, oleh karena itu, mereka harus bijak dalam menjaga citra suami dan OPD tempat mereka bekerja. Meskipun sebagian memiliki profesi sebagai wanita karier, mereka tetap harus mempertahankan etika sebagai seorang istri,” tambahnya.
Diharapkan bahwa lomba pidato ini dapat menjadi panggung untuk meningkatkan kualitas diri. “Selamat kepada semua peserta. Bagi yang belum meraih juara, jangan menyerah. Teruslah berusaha. Dan bagi yang berhasil, tetaplah rendah hati dan terus mengembangkan diri,” pesannya.
Baca Juga : Ribuan Warga Kukar Ramaikan Pestapore Edi-Rendi, Bukti Kuat Dukungan Petahana
Pendapat serupa juga disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Kukar, Yulaikah Sunggono. “Lomba pidato dalam rangka HUT DWP ke-24 ini bukan sekadar untuk mencari juara, melainkan untuk menemukan dan menggali potensi yang dimiliki masing-masing peserta. Ini juga merupakan kesempatan untuk menambah pengetahuan dan wawasan agar bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” ucapnya.
Yulaikah Sunggono mendorong semua peserta untuk terus semangat mengikuti lomba dan memupuk rasa percaya diri. “Suatu saat, salah satu dari Anda mungkin akan berbicara di depan banyak orang dalam situasi formal. Pelatihan hari ini adalah bekal untuk masa depan. Mari terus berlatih, menjadi ibu-ibu yang memiliki potensi yang tak terbatas untuk terus berkembang,” tandasnya. (ADV/Prokom Kukar)
