REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) kembali membuktikan keandalan jaringannya di momen Lebaran Idulfitri 2026. Dimana, dengan mencatat lonjakan trafik data sebesar 20 persen lebih tinggi dibanding periode mudik lebaran tahun lalu atau year-on-year (yoy).
Di tengah lonjakan trafik, jaringan Indosat tetap andal dan stabil. Sebagai AI-TechCo, Indosat mengoptimalkan jaringan berbasis AI di 77 jalur mudik, mencakup 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api, sepanjang total 8.121 km, serta 797 point of interest (POI) strategis.
Selain itu dilakukan pemantauan kualitas jaringan selama 24 jam penuh oleh lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga di seluruh Indonesia. Hal ini untuk memastikan pelanggan tetap terhubung dengan nyaman di tol, rest area, stasiun, maupun destinasi wisata.
Baca Juga : Hadirkan Kebermanfaatan, YBM PLN UID Sulselrabar Berikan Senyum bagi Anak Panti Asuhan dan Dhuafa
“Periode mudik dan arus balik lebaran Idulfitri merupakan ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat selama momen mudik yang sangat penting ini,” terang Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, dalam keterangannya, kemarin.
Lanjutnya, pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan Indosat dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia. Dimana sebagai bagian dari transformasi Indosat menjadi AI-TechCo.
Secara penggunaan pada data jaringan Indosat selama musim mudik Lebaran Idulfitri 2026, pelanggan paling banyak mengakses layanan pesan instan, media sosial, dan video streaming. Aplikasi dengan lonjakan aktivitas tertinggi meliputi WhatsApp, YouTube dan TikTok.
Baca Juga : Hadir Klarifikasi di Kejati Sulsel, Andi Ina Kooperatif Beri Keterangan untuk BPKP
Desmond mengaku, Indosat tidak sekadar merespons lonjakan, melainkan mengantisipasinya. Sebagai AI-TechCo, Indosat memanfaatkan teknologi AI untuk memantau trafik jaringan secara real-time, memprediksi potensi kepadatan, dan mengoptimalkan kapasitas secara otomatis sebelum pelanggan merasakannya.
“Pendekatan ini memungkinkan jaringan 4G dan 5G Indosat bekerja secara sinergis — dengan 4G tetap menjadi baseline layanan yang stabil, sementara 5G hadir untuk mengcover lonjakan trafik di titik-titik kritis,” katanya.
Sistem AI Indosat mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik hingga lebih dari 60% lebih cepat,memungkinkan penyesuaian kapasitas jaringan dilakukan secara proaktif di 77 titik strategis selama periode mudik. Fokus utama yakni jalur mudik, rest area, stasiun, dan destinasi wisata — di mana jutaan orang berkumpul dan membutuhkan koneksi terbaik.
Baca Juga : Teken Komitmen Bersama, Pemkab Sidrap Siap Optimalkan Tata Kelola Persampahan
Kesiapan ini didukung oleh investasi infrastruktur nyata melalui upgrade kapasitas di lebih dari 7.000 site dan lebih dari 1.600 site baru yang dibangun sejak April 2025, lebih dari 75 Mobile BTS (MBTS) yang disiagakan di jalur mudik, serta lebih dari 2.500 engineer yang bersiaga 24/7 di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga dari Sabang sampai Merauke.
Hasilnya sebanyak 55.000 site aktif di lebih dari 420 kabupaten, melayani jutaan pemudik tanpa gangguan, bukti nyata bahwa #LebihBaikIndosat bukan sekadar janji, melainkan komitmen yang dirasakan langsung oleh pelanggan di setiap sudut Indonesia.
“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik. Hal ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat sebagai AI-TechCo, seiring kami terus berinvestasi dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia.” tutup Desmond.
Hulu Sungai Tengah Hingga Jeneponto Catat Pertumbuhan Trafik Tertinggi di Kalisumapa

Baca Juga : Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
Selama momen Lebaran 2026, Indosat mencatat lonjakan trafik data yang signifikan di wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kalisumapa). Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, mencatat pertumbuhan trafik tertinggi sebesar 54%, disusul Sambas, Kalimantan Barat, sebesar 48%, dan Jeneponto, Sulawesi Selatan, sebesar 44%.
“Lonjakan ini menegaskan tingginya aktivitas digital pelanggan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama mudik dan lebaran,” Acting Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Yogo Pandego Bagus Widodo, katanya.
Pada 17–26 Maret 2026, Indosat juga menghadirkan Posko Mudik di titik strategis Kalisumapa. Khusus di Sulawesi Selatan, Posko Mudik hadir di RM Tahu Sumedang Pangkep dan RM Tahu Sumedang Jeneponto sebagai ruang singgah yang nyaman bagi pemudik di tengah perjalanan, sekaligus menghadirkan aktivasi layanan dan edukasi perlindungan digital melalui IM3 SATSPAM dan Tri AI Anti-Spam & Anti-Scam.
