0%
logo header
Kamis, 30 Juni 2022 15:38

Nasyiatul Aisyiyah Kampanyekan Pemenuhan Perlindungan Hak Perempuan dan Anak

Asril Astian
Editor : Asril Astian
Pengurus Nasyiatul Aisyiyah Sulsel melakukan pemeriksaan kesehatan dan mental kepada siswa SMP Unismuh Makassar beberapa waktu lalu. (Istimewa)
Pengurus Nasyiatul Aisyiyah Sulsel melakukan pemeriksaan kesehatan dan mental kepada siswa SMP Unismuh Makassar beberapa waktu lalu. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Pimpinan Wilayah (PW) Nasyiatul ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan akan menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II & Expo Nasyiah, Jum’at – Ahad, 1 – 3 Juli 2022 di Gedung Serbaguna Aisyiyah, Jl. Jenderal M. Yusuf Kota Makassar.

Muskerwil II PW Nasyiatul ‘Aisyiyah rencananya akan dihadiri oleh 50 peserta dari 22 Pimpinan Daerah dengan mengusung tema “Diaspora Perempuan Muda Muhammadiyah dalam Membangun Optimisme Gerakan Perempuan di Sulawesi Selatan”.

Ketua Umum PW Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Selatan Sumarni Susilawati mengatakan, pertemuan ini untuk mengevaluasi kinerja pimpinan dan konsolidasi sebagai bentuk penguatan organisasi di level pimpinan masing-masing.

Baca Juga : Mercure Hotel Makassar Gelar Kompetisi Futsal, Siapkan Hadiah Jutaan Rupiah

“Muskerwil ini juga akan merumuskan implementasi gerakan Keluarga Muda tangguh Nasyiatul Aisyiyah di Sulawesi Selatan,” ujar Sumarni.

Nasyiatul Aisyiyah adalah organisasi otonom Muhammadiyah yang saat ini sudah berusia 92 tahun dalam hitungan tahun hijriah. Sumarni mengaku meskipun usianya sudah menghampiri satu abad, Nasyiatul Aisyiyah tetap bergerak melakukan kerja-kerja sosial dan kemanusiaan hingga hari ini.

“Sebagai organisasi yang ramah terhadap perempuan dan anak, Nasyiatul Aisyiyah
banyak melakukan upaya untuk melindungi hak perempuan dan anak, serta meningkatkan kualitas hidupnya,” katanya.

Baca Juga : Mahasiswa Papua di Makassar Dukung Rencana Pemekaran Papua Selatan

Lebih lanjut Sumarni mengungkapkan, kondisi pandemi tentu memberikan dampak yang luar biasa bagi kehidupan, tidak terkecuali perempuan dan anak. Sehingga, gerakan Nasyiatul Aisyiyah harus beradaptasi dengan kondisi yang ada, tidak boleh berhenti.

“Kepedulian terhadap kondisi perempuan dan anak membuat Nasyiatul Aisyiyah Sulawesi Selatan terus bergerak meskipun berhadapan dengan pandemi covid 19,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Muskerwil II Mujahidatul Khaerat mengatakan Muskerwil ini dihadiri oleh wakil dari 22 Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten/Kota, Pengurus dan kader untuk merumuskan implementasi gerakan organisasi perempuan muda muhammadiyah.

Baca Juga : Cepat Tanggap, DPD RI Buka Posko Pengaduan Nasabah Korban Jiwasraya di Sulsel

“Harapannya perempuan muda muhammadiyah lebih berdaya, baik dari segi ekonomi, pendidikan, dan juga kesehatan,” terang Mujahidatul Khaerat.

Muskerwil II Nasyiatul Aisyiyah Sulsel 2022 ini dirangkaikan dengan Nasyiah Expo dengan 6 kegiatan yakni pertama bazar, kedua pemeriksaan pesehatan, ketiga dialog pendidikan, keempat temu alumni, kelima kampanye tunting, dan terakhir refreshing kader. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646