0%
logo header
Kamis, 27 Agustus 2026 13:42

OJK Sulselbar Libatkan TPAKD Dorong Pengembangan Komoditas Kakao

Chaerani
Editor : Chaerani
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin. (Dok. Otoritas Jasa Keuangan)
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin. (Dok. Otoritas Jasa Keuangan)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat untuk mendorong pengembangan ekonomi daerah berbasis kakao.

Upaya ini diwujudkan dengan memfasilitasi penandatanganan perjanjian kerjasama Pengembangan Ekonomi Daerah Komoditas Kakao yang melibatkan PT Comextra Majora, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), PT Pegadaian, serta petani dan UMKM komoditas kakao.

“Penandatanganan tersebut menjadi bentuk konkret implementasi pendekatan PED berbasis komoditas unggulan daerah,” terang Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, dalam keterangannya, kemarin.

Baca Juga : Konsolidasi Jalan Terus, Mardiono Tegaskan PPP Tak Risau Wacana Parliamentary Threshold

Melalui kolaborasi tersebut, pengembangan kakao diarahkan tidak hanya pada aspek pembiayaan, tetapi juga penguatan ekosistem usaha yang mencakup peningkatan kapasitas petani dan UMKM, produktivitas, kualitas komoditas, penguatan rantai pasok, serta akses pasar. Dengan demikian, dukungan sektor jasa keuangan diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas, mulai dari tingkat petani hingga pelaku usaha dalam rantai nilai kakao.

“OJK akan terus mendorong penguatan kapasitas TPAKD di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat agar mampu menghasilkan program yang semakin konkret, terukur, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Ke depan, program TPAKD diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan literasi dan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga semakin kuat dalam mendukung sektor produktif, pengembangan UMKM, pembiayaan komoditas unggulan, peningkatan kapasitas usaha, dan penguatan rantai nilai ekonomi daerah.

Baca Juga : Tak Gentar, PPP Sulsel Nilai Isu Parliamentary Threshold 5 Persen Baru Sekadar Cek Ombak

“Melalui sinergi yang semakin kuat antara OJK, Pemerintah Daerah, TPAKD, industri jasa keuangan, dunia usaha, dan masyarakat, akses keuangan diharapkan semakin berperan sebagai fondasi dalam memperkuat perekonomian daerah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Muchlasin.

Sebelumnya, OJK Sulselbar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memperkuat peran TPAKD sebagai penggerak akses keuangan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.

Termasuk, dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah melalui pendekatan Pengembangan Ekonomi Daerah yang konkret, terukur, dan berkelanjutan berbasis komoditas unggulan.

Baca Juga : Aktif Kawal Kebijakan, Kadir Halid Masuk 10 Besar Legislator Golkar Tervokal se-Indonesia

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman menekankan bahwa pentingnya penguatan ekosistem pembiayaan yang mampu menjangkau masyarakat dan pelaku usaha di daerah.

“Penguatan akses keuangan harus diarahkan untuk mendukung kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan,” katanya, dalam pertemuan, kemarin.

Menurutnya, TPAKD memiliki posisi strategis untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha dengan kapasitas industri jasa keuangan, sehingga pembiayaan dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap perekonomian daerah. Tak hanya itu, pengembangan akses keuangan perlu dilakukan secara terintegrasi dengan memperhatikan kebutuhan sektor usaha, kemampuan masyarakat, serta keberlanjutan kegiatan ekonomi yang dibiayai.

Baca Juga : Paripurna Bahas Dua Ranperda, Fraksi Gerindra DPRD Sulsel Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Pelaku UMKM

“Sinergi antara Pemerintah Daerah, OJK, TPAKD, dan industri jasa keuangan menjadi penting untuk memastikan berbagai program peningkatan akses keuangan dapat menjangkau kelompok masyarakat dan sektor usaha yang membutuhkan,” tegas Agusman.

Sementara, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi atas langkah OJK dalam memperkuat kapasitas TPAKD dan mendorong pengembangan ekonomi daerah melalui kolaborasi dengan industri jasa keuangan dan dunia usaha.

“Perluasan akses keuangan merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui penguatan sektor produktif, UMKM, pertanian, perkebunan, serta komoditas unggulan daerah,” ujarnya.

Baca Juga : Paripurna Bahas Dua Ranperda, Fraksi Gerindra DPRD Sulsel Dorong Perluasan Akses Pembiayaan Pelaku UMKM

Olehnya, lanjut Wagub Sulsel ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik penguatan TPAKD dan kolaborasi pengembangan komoditas unggulan, salah satunya pada komoditas kakao. Sinergi yang dibangun harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku UMKM.

“Potensi ekonomi yang besar perlu didukung dengan akses pembiayaan, pendampingan, penguatan kapasitas, dan akses pasar agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar berbagai potensi ekonomi Sulawesi Selatan dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646