0%
logo header
Rabu, 11 Maret 2026 16:45

OJK Sulselbar Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah ke Generasi Muda di Maros

Chaerani
Editor : Chaerani
OJK Sulselbar saat melaksanakan Edukasi Keuangan Syariah, di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros, kemarin. (Dok. OJK Sulselbar)
OJK Sulselbar saat melaksanakan Edukasi Keuangan Syariah, di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros, kemarin. (Dok. OJK Sulselbar)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAROS — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda melalui kegiatan Edukasi Keuangan Syariah.

Program tersebut kali ini menyasar siswa-siswi atau santri di Sekolah Putri Darul Istiqamah, Kabupaten Maros. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Literasi Keuangan Syariah (GERAK Syariah) sekaligus mendukung implementasi program Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS).

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin mengungkapkan, program ini tentunya untuk memperkuat pentingnya nilai-nilai syariah dalam pengelolaan keuangan sejak usia muda. Apalagi, dalam ajaran keuangan syariah mengajarkan nilai kejujuran, keadilan, dan keberkahan.

Baca Juga : Keberadaan KDMP Dinilai Akan Perkuat Ekonomi Warga Gowa

“Dalam Islam, mengelola harta bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan kemanfaatan. Dengan memahami perbankan dan produk keuangan syariah, para santri diharapkan dapat menjadi generasi yang cerdas secara finansial sekaligus taat pada nilai-nilai syariah,” ujarnya, dalam keterangannya, kemarin.

Sebagai bagian dari GERAK Syariah, OJK bersama pemangku kepentingan akan terus memperluas pelaksanaan edukasi dan inklusi keuangan syariah secara lebih masif di berbagai lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren dan lembaga pendidikan.

“Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional sekaligus melahirkan generasi muda yang memiliki literasi keuangan yang baik, berdaya secara ekonomi, serta berlandaskan nilai-nilai syariah,” tegasnya.

Baca Juga : Ini Tips dari PLN untuk Hitung Komponen Pembayaran Listrik dan Atur Pola Pemakaian

Sementara, Regional CEO PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Makassar, Sukwa Dwie Priardi menyampaikan bahwa tingkat literasi masyarakat terhadap perbankan syariah masih perlu terus ditingkatkan agar pemanfaatan layanan keuangan syariah dapat berkembang lebih luas.

“Literasi terhadap bank syariah masih relatif kecil karena masih banyak masyarakat yang belum memahami produk dan layanan yang tersedia,” ujarnya.

Lanjutnya, industri perbankan syariah terus berproses dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional serta OJK. Melalui kegiatan ini, OJK berharap para santri tidak hanya memahami konsep keuangan syariah secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pengelolaan keuangan pribadi secara bijak dan sesuai prinsip syariah.

Baca Juga : Puluhan Siswa SD Gamaliel Makassar Bergembira di Kids Hotel Adventure Aston

“Setelah literasi meningkat, tentu kami berharap inklusi keuangan juga dapat terus bertumbuh sehingga akses layanan keuangan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat,” ujar Sukma.

Kegiatan edukasi tersebut diikuti oleh 300 orang terdiri dari pengajar dan pelajar Sekolah Putri Darul Istiqamah yang antusias mengikuti berbagai materi mengenai prinsip keuangan syariah, pengelolaan keuangan yang bijak, serta pengenalan produk dan layanan perbankan syariah.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646