REPUBLIKNEWS.CO.ID, PASANGKAYU — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar terus memperkuat literasi keuangan kepada masyarakat, khususnya pada kelompok prioritas seperti pelajar, perempuan dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Penguatan ini pun dilakukan diseluruh daerah yang masuk dalam wilayah OJK Sulselbar, salah satunya di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin mengatakan, penguatan literasi sektor jasa keuangan dilakukan OJK melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan pelaku usaha jasa keuangan (PUJK). Selain itu, kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), serta rangkaian Road to Bulan Inklusi Keuangan.
Baca Juga : Kuasai 51,4 Persen Penjualan, Toyota Hilux Rangga Jadi Andalan Pelaku Bisnis di Sulawesi
“Kali ini kami melaksanakan edukasi keuangan dengan melibatkan peserta dari kalangan pelajar, perempuan dan pelaku UMKM di Kabupaten Pasangkayu. Sebab, ini menjadi kelompok prioritas sasaran program literasi dan inklusi keuangan OJK,” katanya, dalam keterangan resminya secara terpisah, kemarin.
Ia menyampaikan bahwa di era digital saat ini, akses terhadap berbagai produk dan layanan keuangan semakin mudah dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM, kaum perempuan, hingga pelajar.
Meski demikian, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman dan literasi keuangan yang memadai agar masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan secara bijak, mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan baik, serta terhindar dari berbagai risiko dan praktik keuangan yang merugikan.
Baca Juga : Event KALLA 10K Siapkan Rute Bersertifikasi PASI, Peserta Dari Lintas Pulau di Indonesia
“OJK Sulselbar terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat melalui berbagai program strategis, termasuk penguatan melalui kegiatan-kegiatan edukasi di daerah,” ujarnya.
Ia berharap, dengan pemahaman yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat menghindari risiko keuangan dan membangun masa depan yang lebih sejahtera.
Sementara, dalam pertemuan, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Suhardi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan edukasi keuangan yang dicanangkan OJK Sulselbar.
Baca Juga : Demi Efektivitas, DPD RI dan DPRD Sulsel Sepakat Kelola Aspirasi Secara Bersama-sama
“Kegiatan ini sangat berguna dalam memperluas wawasan terkait isu-isu keuangan, khususnya dalam mengenali dan mengantisipasi praktik keuangan ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat terus dilakukan secara rutin untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan dan merata, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Pasangkayu.
Hal lainnya disampaikan Kepala Sekolah SMP 1 Pasangkayu, Asrianur. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan dikalangan pelajar diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap generasi muda dalam memanfaatkan layanan keuangan, terutama dalam menghindari judi online yang tengah marak terjadi.
Baca Juga : Kota Makassar Bersiap Jadi Kota Filantropi Nasional, BAZNAS Pusat Dorong UPZ hingga Kelurahan
“Kami harap adanya edukasi ini membentuk para pelajar-pelajar kita lebih cerdas dan cakap dalam mengelola keuangan sejak dini dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” harapnya.
Dalam kegiatan ini OJK Sulselbar memfasilitasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM, serta pembukaan rekening bagi pelajar.
