REPUBLIKNEWS.CO.ID, KUTAI KARTANEGARA — Di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), sebuah pusat petani milenial terbesar telah memanifestasikan dirinya sebagai lokomotif utama dalam revolusi pertanian. Mereka memeluk teknologi canggih untuk menjelajahi ranah pertanian dengan semangat baru.
Data terkini dari Sensus Pertanian 2023 (ST2023) mengungkapkan bahwa dari 182.991 petani di Benua Etam, sekitar 24,90% atau sebanyak 45.567 orang adalah pemuda milenial. Yusniar Juliana, Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, mengonfirmasi bahwa dari jumlah petani milenial tersebut, sebanyak 27,51% atau 12.536 orang berasal dari Kutai Kartanegara. Diikuti oleh Kabupaten Paser dengan 10.182 orang (22,35%) dan Kabupaten Berau dengan 7.017 orang (15,40%).
“Ini adalah refleksi nyata dari kondisi pertanian di Kaltim. Data-data ini menjadi fondasi yang berharga bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat untuk merencanakan kebijakan dan strategi pertanian yang efektif,” kata Yusniar Juliana.

Baca Juga : 17 Alasan Rakyat Kutai Kartanegara Kembali Pilih Edi Damansyah-Rendi Solihin
Para petani milenial memiliki peran penting dalam menggali potensi pertanian di Kalimantan Timur. Dengan kecakapan mereka dalam pemanfaatan teknologi digital, terbuka lebar inovasi yang meningkatkan sektor pertanian dan mewujudkan impian Kaltim sebagai lumbung pangan yang mandiri.
Program Petani Milenial menjadi tonggak utama dalam membangun semangat wirausaha di bidang pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, kehutanan, dan sektor lainnya. Fokusnya adalah menciptakan ekosistem pertanian yang tidak hanya mandiri, tetapi juga berkembang dan berkelanjutan.
Namun, dalam konteks ini, Kutai Kartanegara menonjol dengan kontribusi 27,51% dari total petani milenial, diikuti oleh Kabupaten Paser (22,35%) dan Kabupaten Berau (15,40%).
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan kesiapannya untuk menjadikan Kukar sebagai penopang utama dalam Induk Kawasan Industri Kedaulatan Pangan (IKN) Nusantara.
Baca Juga : Ribuan Warga Kukar Ramaikan Pestapore Edi-Rendi, Bukti Kuat Dukungan Petahana
Dukungan kuat dari Pemerintah Kabupaten Kukar terhadap kegiatan pertanian menjadi jelas melalui sejumlah program, bantuan, serta peningkatan infrastruktur di bawah kepemimpinan Edi Damansyah-Rendi Solihin.
Kukar, di antara kabupaten dan kota lainnya di Kaltim, berhasil menjadi penyuplai beras terbesar di Benua Etam, menyumbang sebanyak 45 persen dari total pasokan.
“Kukar telah menjadi pemasok beras terbesar di Kaltim, mencapai 45 persen, dan kami bertekad untuk terus meningkatkan kontribusi ini dengan memberikan dukungan kepada para petani melalui penyediaan peralatan dan infrastruktur yang memadai,” tutur Rendi.
Baca Juga : Edi Damansyah Blusukan Ditengah Hujan, Tegaskan Komitmen untuk Warga Muara Badak
“Beberapa kecamatan sudah ditetapkan sebagai fokus pengembangan pertanian, khususnya di bidang sawah. Kami berkomitmen untuk memaksimalkan lahan yang ada agar dapat menjadi lahan pertanian yang produktif di wilayah inti IKN Nusantara,” tambahnya. (Infografis / Prokom Kukar)
