0%
logo header
Rabu, 14 April 2021 13:13

Penyaluran Bansos Dinsos Gowa Dipastikan Tepat Sasaran

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni saat menyalurkan sembako yang merupakan program bansos kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. (Istimewa)
Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni saat menyalurkan sembako yang merupakan program bansos kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Adanya tudingan terkait penyaluran bantuan sosial di wilayah Kabupaten Gowa yang tidak tepat sasaran dibantah Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Dinas Sosial setempat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa Syamsuddin Bidol menegaskan, pihaknya memastikan penyaluran bantuan sosial khusus pada program sembako kepada seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sudah berjalan dengan baik sesuai aturan.

“Dalam pelaksanaan program ini ada dua pedoman yaitu pedoman umum dan petunjuk teknis yang bersumber dari surat-surat yang dikeluarkan oleh kementerian sosial,” katanya, Rabu (14/04/2021).

Baca Juga : Kades Lasori Paparkan Keunggulan Desanya di Hadapan Tim Penilai Lomdeskel Sultra

Ia mengaku, sejauh ini di wilayahnya sebelum penyaluran bansos didahului dengan rapat koordinasi dengan melibatkan seluruh agen-agen, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Satuan Tugas (Satgas) Bansos, baik dari kepolisian, supplier dan himbara.

Tujuan rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi terkait ketentuan-ketentuan penyaluran bansos sesuai dengan pedoman dan petunjuk teknis serta mengevaluasi penyaluran bansos sebelumnya.

“Jadi dalam rapat koordinasi ini semua berhak bicara dan berpendapat mungkin ada permasalahan penyaluran bansos. Saran dan masuk ini akan dirangkum untuk menjadi permasalahan bersama,” jelasnya.

Baca Juga : Desa Lasori Ikut Lomdeskel Tingkat Provinsi, Sekda Buteng Sampaikan Komitmen Membangun Dari Desa

Ia menyebutkan, pelaksanaan Program Sembako di Kabupaten Gowa tetap menjaga prinsip 6 T, yaitu tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi. Sehingga, ia pun menyayangkan jika ada pihak menganggap bahwa penyaluran bansos program sembako berjalan tidak sebagaimana mestinya. Pasalnya, jika pun ada yang rusak atau tidak layak didapat itu akan dikonfirmasi untuk penggantian.

“Jadi penyalurannya kita tetap jaga 6 T. Jelas sasarannya, jumlah barang dan harganya sesuai, kualitasnya terjaga. Kalaupun ada yang rusak atau expayer itu akan dikonfirmasi untuk penggantian, dan terakhir tepat administrasi,” tegasnya.

Terpisah, Pendamping Bansos Pangan Kecamatan Barombong Daeng Erang mengaku, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proses penyaluran dan pendistribusian Program Sembako sudah berjalan dengan baik.

Baca Juga : Hadiri Sosialisasi Penegakan Hukum, Pj Bupati Buteng Komitmen Pererat Sinergitas dengan Kejati Sultra

“Kalau penyimpangan, saya kira tidak ada penyimpangan di bawah. Dan ini sudah disetujui oleh satgas. Kita sebelum penyaluran bansos dirapatkan dulu melalui rapat koordinasi,” terangnya. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646