REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan yakin siap mengusung pasangan calon mereka di Pilwali 2020 mendatang.
Dari sejumlah calon yang telah mendaftarkan diri di penjaringan PKB Makassar beberapa waktu lalu, kini PKB mantap menjatuhkan pilihan mereka kepada dua kandidat yang diyakini bakal berpasangan di Pilwali medatang yakni Syamsu Rizal-Munafri Arifuddin (Ical-Appi).
Hal itu disampaikan oleh Ketua PKB Sulsel, Azhar Arsyad, pasca melakukan zikir bersama dalam peringatan haul Gusdur yang ke 10 di Kantor PKB Sulsel di Jalan Todoppuli Raya Utara, Makassar.
Baca Juga : OJK Dorong Inovasi Keuangan Digital Melindungi dan Bermanfaat untuk Masyarakat
“Jelang momentum Pilkada serentak ini, kita tentu memiliki peluang besar di beberapa daerah ya. Khususnya di Barru itu kita berpeluang besar mengusung kader sendiri,” ujar Azhar, berdasarkan rilis yang diterima republiknews.co.id.
“Untuk di Makassar sendiri kita belum medorong kader. Tapi kita sudah mantap meberikan dukungan kepada calon tertentu, bocorannya sih kalau bukan Ical ya Appi,” beber Azhar.
Lebih jauh PKB meyakini bahwa kedua calon tersebut sudah 89% berpasangan di Pilwali Makassar 2020 mendatang.
Baca Juga : Sinergi BI Sulsel Bawa Makassar dan Bone Raih Penghargaan TPID dan Championship TP2DD 2026
“Ya kira-kira sudah 89% lah berpasangan. Soal siapa 01 dan 01 nya kan jelas, Ical-Appi bukan Appi Ical. Jadi jangan dibalik-balik lagi,” terangnya.
Menurut pengamat politik Universitas Hasanuddin, Andi Ali Armunanto, saat dihubungi oleh awak media mengatakan jika memang ada wacana mengusung Ical-Appi, secara politis peluang untuk menang sangat terbuka.
“Ical merupakan sosok yang cukup populer di masyarakat, Appi merupakan refresentatif elit di Makassar bahkan pusat, jadi cukup tepat untuk memenangkan Pilkada, istilahnya saling melengkapi” ujar Andi Ali Armunanto.
Baca Juga : SMA Islam Athirah Bone Borong Penghargaan Alkali Contest 2026 UIN Alauddin Makassar
“Namun Jika Ical-Appi kemudian terpilih, keduanya harus membangun komunikasi yang baik sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik karena posisi Ical dan Appi memiliki kapasitas yang sama,” kata Andi Ali Armunanto. (La Saddam)
