0%
logo header
Rabu, 23 September 2026 16:06

PLN Terus Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Modifikasi Cuaca untuk Jaga Keandalan Pasokan Listrik PLTA

Rizal
Editor : Rizal
Petugas melakukan pemeriksaan dan persiapan pesawat nirawak (drone) sebelum pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). (Foto: Istimewa)
Petugas melakukan pemeriksaan dan persiapan pesawat nirawak (drone) sebelum pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – PT PLN (Persero) terus mengintensifkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah (Pemda), untuk melaksanakan program Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Langkah mitigasi ini merupakan upaya strategis dalam menjaga keandalan pasokan energi listrik bagi masyarakat di tengah tantangan musim kemarau.

Pelaksanaan TMC ini merupakan proses berkelanjutan yang telah dan terus dilakukan di berbagai lokasi strategis, di antaranya PLTA Bakaru, PLTA Malea dan PLTA Poso. TMC ini melibatkan berbagai pihak antara lain PLN, BPBD, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta jajaran Pemerintah Daerah.

Terkait hal ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, Darma Metusela, menegaskan bahwa keterlibatan aktif Pemda sangat krusial dalam mendukung kelancaran operasi.

Baca Juga : Kota Makassar Bersiap Jadi Kota Filantropi Nasional, BAZNAS Pusat Dorong UPZ hingga Kelurahan

“Proses koordinasi yang kami lakukan sangat komprehensif. Dari pihak Pemda, kami terus mendampingi dan terlibat langsung sejak tahapan survei, pengkajian lokasi sasaran, hingga pelaksanaan eksekusi di lapangan agar operasi TMC dapat berjalan optimal,” ujar Darma.

Secara operasional, kegiatan TMC telah sukses direalisasikan di beberapa titik, seperti Meko dan Tokilo pada 20 September 2026. Operasi penyemaian awan di lokasi-lokasi tersebut dilakukan dengan lancar dan terus disesuaikan dengan kondisi observasi atmosfer untuk memaksimalkan potensi pembentukan hujan.

Selain di Sulawesi Tengah, koordinasi pengamanan ketersediaan air juga dilakukan secara proaktif di Sulawesi Selatan. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman telah secara resmi meminta dukungan BMKG untuk pelaksanaan TMC guna menjaga keandalan pasokan listrik, mengingat peran strategis PLTA Malea yang berkapasitas 90 MW.

Baca Juga : OJK Bekali Masyarakat Pesisir Jeneponto Cerdas Kenali Produk dan Layanan Jasa keuangan

PLTA Malea sangat bergantung pada ketersediaan debit air dari Sungai Saddang. Oleh karena itu, pelaksanaan TMC difokuskan pada daerah tangkapan air (catchment area) sungai tersebut selama periode Agustus hingga September 2026. Langkah ini diharapkan mampu mempertahankan ketersediaan air bagi operasional pembangkit selama musim kemarau.

Di PLTA Bakaru, PLN terus mematangkan persiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa guna menjaga ketersediaan debit air bagi operasional pembangkit berkapasitas 126 MW. Pelaksanaan OMC direncanakan menggunakan teknologi pesawat nirawak (drone) dengan dua lokasi operasional, yakni Bandara Sumarorong dan Puncak Pasir, berdasarkan kajian kelayakan BMKG.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

Baca Juga : Baruga Market Jadi Wadah Pengembangan UMKM Warga Bukit Baruga Makassar

“Teknologi Modifikasi Cuaca ini adalah bentuk ikhtiar nyata dalam mitigasi yang kami lakukan bersama Pemda dan BMKG untuk menjaga dan memulihkan debit air di sejumlah lokasi strategis, seperti PLTA Malea dan PLTA Bakaru. Kami berharap upaya ini dapat memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat tetap terjaga, meskipun musim kemarau berlangsung panjang,” ujar Edyansyah.

Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi bersama BMKG, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, PLN terus mengoptimalkan langkah mitigasi terhadap dampak musim kemarau.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjaga kesinambungan operasional pembangkit listrik tenaga air guna memastikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646