PLN UIP Sulawesi Bangun GITET Terbesar di Kabupaten Luwu Timur

  • Bagikan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR — PT Perusahaan Listrik Nasional (PLN) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi berhasil membangun Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Wotu Extension (Ext) 275/150 Kilovolt (kV) di Dusun Lembah Bahagia 3, Desa Cendana Hijau, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Gardu induk yang mulai dibangun sejak Maret 2019 lalu memiliki kapasitas 250 mega volt ampere (MVA) ini dalam rangka untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Bagian Selatan (Sulbangsel).

General Manager PT PLN (Persero) UIP Sulawesi Defiar Anis mengatakan, pada Minggu (3/10) kemarin pihaknya berhasil melaksanakan pemberian tegangan pertama dengan Inter Bus Transformer (IBT) berkapasitas 250 MVA. Dengan jumlah IBT tersebut menjadikan GITET terbesar di Indonesia Bagian Timur. Sebelumnya GITET Wotu ini memiliki kapasitas IBT sebesar 90 MVA dengan adanya penambahan ini meningkat menjadi 340 MVA.

“Dengan energizenya pembangunan GITET Wotu Ext 275/150 kV ini maka diharapkan dapat memaksimalkan transfer energi dari sistem Sulbangsel termasuk dari PLTA Poso 515 MW ke Subsistem Sulawesi Tenggara melalui industri smelter,” katanya, Senin, (04/10/2021).

Menurutnya, pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan yang sangat berat bagi kontraktor pelaksana pekerjaan untuk mengejar target yang telah direncanakan. Di mana pihaknya perlu melakukan reschedule dan mengambil langkah-langkah guna melakukan percepatan penyelesaian pekerjaan.

“Misalnya seperti mengirim material dari pabrikan menggunakan pesawat terbang yang seharusnya menggunakan kapal laut, kemudian menambah jumlah personil lapangan, serta menggunakan jam kerja 24 jam dengan sistem pergantian selama 8 jam kerja, “ terangnya.

Ia menyebutkan, GITET memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai sebesar 44 persen atau lebih besar dari persentase yang ditetapkan oleh Peraturan Kementerian Perindustrian.

“Kami senantiasa menggunakan produk dalam negeri guna mendorong perekonomian pada sektor perindustrian dalam negeri,” kata Anis.

Ia pun berharap, peningkatan kapasitas IBT sebesar 250 MVA pada GITET Wotu ini dapat meningkatkan pasokan daya dan menambah kapasitas pembangkit yang sudah beroperasi selama ini di Sulawesi Tenggara.

“Ini juga kita harapkan dapat membuka peluang lebih besar pada pertumbuhan investasi dan ekonomi disana,” katanya. (Rhy)

  • Bagikan