0%
logo header
Selasa, 28 November 2023 07:12

Sembari Galang Donasi, Koalisi Jurnalis Sulsel Gelar Aksi Bela Palestina

Rizal
Editor : Rizal
Koalisi Jurnalis Sulawesi Selatan untuk Jurnalis di Jalur Gaza menggelar aksi solidaritas peduli bela Palestina di bawah Jembatan Layang Fly Over, Makassar, Senin (27/11/2023) malam. (Foto: Istimewa)
Koalisi Jurnalis Sulawesi Selatan untuk Jurnalis di Jalur Gaza menggelar aksi solidaritas peduli bela Palestina di bawah Jembatan Layang Fly Over, Makassar, Senin (27/11/2023) malam. (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Sejumlah organisasi pers yang tergabung dalam Koalisi Jurnalis Sulawesi Selatan untuk Jurnalis di Jalur Gaza menggelar aksi solidaritas peduli bela Palestina di bawah Jembatan Layang Fly Over, Makassar, Senin (27/11/2023) malam.

Mereka terdiri dari Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulsel, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulsel, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar dan Ruang Jurnalis Perempuan Sulsel.

“Aksi ini adalah aksi solidaritas untuk teman kita sesama jurnalis yang berada Jalur Gaza. Aksi ini kami harap didengar seluruh pihak dan kami mendorong agar dugaan pembunuhan 57 jurnalis serta hilangnya beberapa rekan jurnalis pasca kejadian serangan di Gaza di dorong sampai ke pengadilan internasional,” ujar inisiator aksi, Syafril Rahmat.

Baca Juga : Delapan Tahun Kepemimpinan Adnan-Kio: Momen Tuntaskan Janji

Ketua PJI Sulsel ini berharap aksi bela jurnalis terus berlanjut ke daerah lain sehingga  jurnalis kedepannya tidak mengalami hal yang sama diperlakukan tidak manusiawi. Mengingat nasib jurnalis yang bertugas di Jalur Gaza tidak mendapatkan perlindungan hingga harus terbunuh.

“Khusus di Sulsel kami telah berkomitmen bersatu untuk memperjuangkan kerja-kerja jurnalis secara bersama-sama,” tambah pria yang akrab disapa Ariel ini.

Selain aksi bela Jurnalis yang bertugas di Palestina, pihaknya juga bekerja sama dengan lembaga donasi kitabisa.com melakukan penggalangan dana kemanusiaan untuk korban perang di Jalur Gaza Palestina.

Baca Juga : OJK Komitmen Perkuat Industri BPR

“Aksi ini juga kita bekerja sama dengan lembaga donasi, kita menggalang donasi yang akan kita serahkan kepada relawan kitabisa.com. Insya Allah kita serahkan secara simbolis. Meski jumlahnya tidak banyak, tapi minimal bisa dibawa ke saudara kita di Gaza,” tegas Ariel.

Dalam aksi itu, sejumlah perwakilan dari organisasi pers menyampaikan orasi kemanusiaan secara bergantian atas keprihatinan nasib jurnalis yang bertugas di Jalur Gaza dan warga Palestina. Salah seorang mahasiswa dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar bernama Adhan juga tampil membawakan teatrikal monolog yang menggambarkan kondisi di Gaza.

Dalam aksi itu, dibacakan pula pernyataan sikap yakni mengecam dan mengutuk keras segala serangan pasukan Israel yang membunuh ribuan jiwa mulai anak-anak, perempuan, lansia hingga para jurnalis. Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk turun tangan menghentikan perang serta menyelamatkan warga sipil di Palestina dan melindungi penuh rekan-rekan jurnalis di Gaza saat melakukan peliputan.

Baca Juga : Bupati Gowa: Pengembangan Kawasan Mamminasata Pacu Ekonomi Daerah

Mendukung penuh seluruh rekan-rekan jurnalis untuk mengabarkan kondisi kekinian dengan menyajikan fakta-fakta kejahatan perang serta dugaan pelanggaran HAM oleh pasukan Israel. Mengimbau agar dalam menyajikan informasi di Jalur Gaza tetap mengutamakan jurnalisme damai dan mengutamakan kepentingan warga sipil yang menjadi korban operasi serangan militer Israel.

Mendukung penuh Lembaga Committee to Protect Journalist (CPJ) atau Komite Perlidungan Jurnalis untuk melakukan penyelidikan atas dugaan pembunuhan 57 orang jurnalis, hilangnya tiga orang jurnalis dan membebaskan 19 orang jurnalis yang dilaporkan ditangkap.

Mendesak Mahkamah Kejahatan Internasional atau International Crime Croumont (ICC) untuk mengusut dugaan kejahatan perang di Palestina. Dan Meminta dukungan agar seluruh masyarakat Indonesia dan dunia bersama-sama mendoakan, menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina, dan termasuk Palestina lepas dari tekanan Israel serta peperangan dihentikan. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646