0%
logo header
Sabtu, 02 Agustus 2025 12:57

Silaturahmi MDA di Bonelemo Jadi Ruang Aspirasi, Dapat Sambutan Positif Tokoh Masyarakat dan Pemuda

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Silaturahmi MDA dengan Masyarakat Bonelemo
Ket: Silaturahmi MDA dengan Masyarakat Bonelemo

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BONELEMO — Silaturahmi yang digelar PT Masmindo Dwi Area (MDA) bersama Pemerintah Desa Bonelemo dan masyarakat setempat mendapat apresiasi luas dari berbagai elemen warga. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Amin, Dusun Bonelemo, menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, harapan, serta permasalahan sosial di sekitar wilayah operasi tambang.

Koordinator Aliansi Masyarakat Sungai Suso (AMASS), Yudhy, menilai forum ini sebagai wujud kepedulian dan keterbukaan MDA terhadap komunitas lokal. Ia mengapresiasi langkah Departemen Community Development & Empowerment (CDE) MDA yang turun langsung menjalin komunikasi dengan warga.

“Silaturahmi ini bukan sekadar tatap muka, tetapi momentum penting untuk menyambung komunikasi dan merawat kepercayaan publik. Kami berharap MDA tidak hanya mendengar, tetapi juga aktif menjalin hubungan erat, terutama dengan pemuda sebagai generasi penerus,” kata Yudhy, Jumat (1/8/2025).

Baca Juga : Dari Rante Balla hingga Dusun Nase, MDA Konsisten Bangun Layanan Air Bersih

Ia menekankan pentingnya peran pemuda di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Suso dalam program pelestarian lingkungan dan peningkatan kapasitas diri. Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi garda terdepan dalam memastikan aktivitas tambang tidak mengorbankan masa depan ekologis daerah.

Ketua Forum Pemuda Latimojong Bersatu (FPLB), M. Azriel, juga menyampaikan apresiasi atas forum ini. Ia menilai kehadiran MDA dan keterbukaannya mendengar masukan warga merupakan langkah awal yang positif.

“MDA sudah hadir dan mendengarkan. Kami berharap ke depan ada ruang keterlibatan yang lebih konkret,” ujarnya.

Baca Juga : Masmindo Dukung Turnamen Voli Karang Taruna Marinding, Perkuat Solidaritas Pemuda

Azriel menambahkan, sinergi antara perusahaan dan pemuda penting untuk membangun desa yang berdaya. Ia mendorong MDA menghadirkan program pelatihan keterampilan, pendampingan wirausaha, hingga kegiatan kepemudaan berbasis potensi lokal sesuai kebutuhan masyarakat Latimojong.

Forum ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi wadah penyampaian langsung berbagai isu penting, mulai dari akses pendidikan dan kesehatan, peluang kerja, hingga perhatian terhadap kondisi sosial pasca-eksplorasi tambang. Antusiasme warga terlihat dari keaktifan mereka dalam diskusi, yang turut dihadiri perangkat desa dan tokoh masyarakat.

Pemerintah Desa Bonelemo berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. Baik AMASS maupun FPLB melihat forum ini sebagai peluang mewujudkan hubungan industrial yang sehat, transparan, dan partisipatif.

Baca Juga : Akses Makin Lancar, Warga Latimojong Dukung Kolaborasi Infrastruktur Masmindo–PUTR

Keduanya berharap komunikasi yang telah terbangun dapat berlanjut melalui aksi nyata yang memberi dampak langsung bagi lingkungan dan masa depan generasi muda di Bonelemo dan Latimojong.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646