0%
logo header
Selasa, 25 Agustus 2020 22:50

Soal Anggaran Covid-19, Malige Beri Suport ke Pemkab dan DPRD Buteng

Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Lintas Gerakan (Malige) di depan Kantor Bupati Buton Tengah, Selasa (25/08/2020).
Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Lintas Gerakan (Malige) di depan Kantor Bupati Buton Tengah, Selasa (25/08/2020).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BUTON TENGAH – Menyikapi polemik dana covid-19 yang berjumlah Rp 13 Miliar, Masyarakat Lintas Gerakan (Malige) melakukan aksi unjuk rasa damai mendukung kinerja Pemerintah Daerah dan DPRD Buton Tengah. Aksi dilakukan tepat di depan Kantor Bupati dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buton Tengah (Buteng).

“Kami tetap percaya bahwa apa yang dilakukan Pemerintah dan DPRD Buton Tengah hari ini untuk tumbuh kembang daerah yang kita cintai, kita tinggal menunggu kapan realisasi anggaran itu bukan malah memprovokasi masyarakat Buteng,” jelas Jendral Lapangan, Rahmat Rafi kepada republiknews.co.id, Selasa (25/08/2020).

Rafi merasa yakin apa yang dilakukan pemerintah hari ini dengan berhati hati dalam merealisasikan anggaran sangat penting apalagi penyaluran anggaran di awasi beberapa lembaga negara.

Baca Juga : Penilaian Berbasis IYB Jadikan Bone Role Model Tata Kelola Perkebunan Berkelanjutan

“Saya kira jelas Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta sejumlah lembaga, yakni KPK, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kejaksaan Agung untuk mendampingi penyaluran berbagai bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19, kami yakin pemerintah buton tengah tetap akan hati hati dalam penyalurannya,” jelas Rafi.

Tidak hanya itu, Rafi yang merupakan ketua Malige yang juga mahasiswa Fisip Unidayan Kota Baubau ini meminta DPRD Kabupaten Buton Tengah mengusut aksi beberapa oknum yang melakukan gerakan beberapa waktu lalu.

“Kami Mensuport kinerja pemerintah dan DPRD Buton Tengah, kamo harap tetap melakukan kerja kerja sesuai dengan fungsi DPRD, tidak terprofokasi dengan gerakan yang dibangun tempo hari,” kata Rafi.

Baca Juga : OJK Beri Kepastian Hukum dan Pelindungan Bagi Nasabah Dana Pensiun

Tuntutan selanjutnya yang di fokuskan di DPRD Buton Tengah adalah meminta DPRD mengusut terkait oknum oknum yang melakukan gerakan tempo hari didepan kantor DPRD Buton Tengah.

“Kami meminta DPRD Buton Tengah mengusut gerakan tempo hari yang kemudian sampai penyegelan DPRD sampai menjatuhkan martabat DPRD Buton Tengah, kemudian mengusut status yang dibuat di postingan status sosial media facebook, yang dilakukan oleh salah satu korlap aksi,” tutupnya. (Dzabur Al-Butuni)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646