REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Pengurus National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Sulawesi Selatan melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, Senin (15/6/2026).
Tujuan audiensi tersebut untuk membahas persiapan pelaksanaan Pekan Paralimpik Provinsi (PEPARPROV) Sulawesi Selatan Tahun 2026 serta dukungan terhadap pembinaan atlet disabilitas di daerah.
Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan yang diajukan NPCI Sulsel terkait kebutuhan pembinaan olahraga prestasi penyandang disabilitas dan persiapan penyelenggaraan PEPARPROV yang akan digelar pada tahun 2026.
Baca Juga : Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai, Wali Kota Makassar Jadi Responden Pertama
Ketua NPCI Sulsel, Kandacong, menjelaskan bahwa PEPARPROV merupakan ajang olahraga terbesar bagi atlet penyandang disabilitas di tingkat provinsi dan menjadi wadah pembinaan serta penjaringan atlet potensial menuju ajang nasional.
Menurutnya, dukungan pemerintah dan DPRD sangat dibutuhkan agar proses pembinaan atlet dapat berjalan optimal, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang saat ini dihadapi berbagai organisasi olahraga.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi menyampaikan bahwa saat ini belum tersedia alokasi dana hibah untuk NPCI Sulsel karena adanya kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada sejumlah program dan kegiatan.
Baca Juga : Pertunjukan AI dan Sinematografi Bakal Jadi Pembeda di Pelantikan Pengurus DPW PPP Sulsel
Meski demikian, Cicu menegaskan pihaknya tetap memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet penyandang disabilitas yang selama ini telah mengharumkan nama Sulawesi Selatan di berbagai ajang olahraga.
“Saat ini memang belum tersedia anggaran hibah untuk NPCI Sulsel. Namun kami telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulawesi Selatan agar dukungan anggaran dapat diupayakan melalui APBD Perubahan,” ujarnya.
Menurut Cicu, dukungan tersebut penting mengingat NPCI Sulsel tengah mempersiapkan pelaksanaan PEPARPROV 2026 yang akan mempertandingkan tujuh cabang olahraga.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Siapkan Sarana Pembelajaran Edukatif Bagi Anak Disabilitas di SLB 1 Sidrap
“PEPARPROV bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan atlet disabilitas yang berkelanjutan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” kata Cicu.
“Kami memahami kebutuhan pembinaan atlet disabilitas dan pentingnya pelaksanaan PEPARPROV. Karena itu kami akan berupaya agar pada APBD Perubahan nantinya dapat dialokasikan dukungan anggaran sesuai kemampuan keuangan daerah,” tambahnya.
Cicu berharap sinergi antara DPRD, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta NPCI Sulsel dapat terus terjalin guna memastikan program pembinaan atlet disabilitas tetap berjalan dengan baik.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Bersih-Bersih Pantai Malalayang Manado, Kumpulkan 15 Kg Sampah Plastik
PEPARPROV 2026 sendiri direncanakan mempertandingkan tujuh cabang olahraga dan menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga paralimpik di Sulawesi Selatan. (*)
