Terima Penghargaan OJK, Pemkab Gowa Dinilai Maksimal Kelola PAD dan Pendampingan UMKM

  • Bagikan

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa berhasil menerima dua
penghargaan dalam sektor perekonomian dari Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi, Maluku, Papua atau OJK Sulampua.

Penghargaan tersebut seperti penghargaan sebagai Pemerintah Kabupaten Daerah Dengan Porsi Pendapatan Daerah Melalui QRIS Terbanyak Tahun 2021. Hal ini dinilai sebagai bentuk keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui metode jasa aplikasi pembayaran atau Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

Kemudian penghargaan TPAKD Terbaik Dengan Program Pendampingan Kepada UMKM Sektor Peternakan Tahun 2021 karena dinilai berhasil melalui pendampingan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah, khususnya yang bergerak di sektor peternakan.

Kedua penghargaan ini diterima pada acara Highlands Festival dan Bulan Inklusi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Hotel Misiliana Toraja, Kabupaten Toraja Utara, kemarin.

Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni mengaku sangat bangga dengan pencapaian yang diterima Pemkab Gowa melalui kinerja maksimal para jajaran SKPD dan stakeholder terkait. Misalnya, upaya yang dilakukan Bapenda Kabupaten Gowa dengan mendorong transaksi digital melalui QRIS pada sejumlah rumah makan dan tempat perbelanjaan.

“Penghargaan yang diraih tidak lepas dari peran seluruh jajaran SKPD dan stakeholder yang telah bersinergi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Termasuk diera pendemi Covid-19, sehingga kita mampu meraih penghargaan ini,” ungkapnya.

Apalagi di tahun-tahun mendatang, Pemkab Gowa telah mengusung sejumlah upaya dalam mendorong pendapatan asli daerah. Begitupun pada upaya mendorong peningkatan sektor peternakan akan terus dilakukan dengan lebih maksimal, bahkan di tingkatkan.

Sementara, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan RI Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara mengatakan, untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan mengakselerasi roda perekonomian terutama dimasa pandemi Covid-19, semua akses keuangan masyarakat diharapkan dapat dipulihkan.

  • Bagikan