REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 1 April 2026 tepat menginjak usia keenam tahun.
Dalam enam tahun perjalanan memberikan layanan trading dan investasi aset Crypto untuk masyarakat Indonesia, PINTU menorehkan berbagai prestasi membanggakan. Disamping itu terus menghadirkan inovasi dan komitmen untuk meningkatkan edukasi mengenai aset crypto dan teknologi blockchain ke seluruh lapisan masyarakat.
“Memasuki tahun keenam, kami melihat industri crypto di Indonesia semakin matang, baik dari ekosistem yang semakin lengkap, regulasi yang semakin jelas, hingga adopsi yang semakin masif,” terang SVP Strategy & Business PINTU, Andy Putra, dalam keterangannya, Rabu, (22/04/2026).
Baca Juga : Pemprov Sulsel Matangkan RKPD 2027 Lewat Rakortek Tematik
Untuk terus mendorong peningkatan transaksi dan adopsi aset crypto di Indonesia yang juga bagian perayaan anniversary ke-6, PINTU menggelar campaign bertajuk #SixcessfulYear dengan berbagai rangkaian kegiatan. Di antaranya, Sixcessful Trading Competition dengan total hadiah Rp105 juta, Community Guest Sixth & Beyond di Zealy Pintu, anniversary giveaway di media sosial X, Instagram, Tiktok, dan juga terakhir ditutup dengan live giveaway di YouTube bersarna Aldi Taher.
“Enam tahun ini menjadi perjalanan yang sangat berharga bagi kami karena dapat berkontribusi nyata terhadap perkembangan industri aset crypto di Indonesia,” jelas Andy.
Lanjutnya, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar resmi di Indonesia, pihaknya berharap bahwa industri crypto di Indonesia tidak hanya semakin besar dari segi jumlah transaksi dan adopsi, tetapi bisa lahir inovasi inovasi yang use casesnya bisa memiliki manfaat besar bagi masyarakat banyak.
Pengguna Aktif PINTU Catat Pertumbuhan Positif
Baca Juga : Siswa-siswi Sekolah Islam di Gowa Diajak Belajar di Museum Balla Lompoa
Jumlah unduhan aplikasi PINTU kini telah mencapai lebih dari 11 juta kali. Selain itu, performa produk PINTU juga terus mengalami peningkatan.
Hingga tahun 2026, PINTU telah menghadirkan hampir 400 token, termasuk lebih dari 40 token dalam kategori tokenized asset.
“Jumlah pengguna terdaftar tumbuh 38,37 persen atau mencapai 79,2996 pengguna aktif. Kemudian pengguna trading naik 25,864 secara year on year (YoY), dengan volume transaksi yang juga menunjukkan tren kenaikan,” jelas Andy.
Baca Juga : PLN UIP Sulawesi Perkuat Integritas, Keselamatan Kerja, dan Pelayanan Inklusif ke Tenaga Alih Daya
Andy menambahkan, di sisi derivatif, Pintu Futures juga mencatat kinerja yang sangat solid. Pada Kuartal I 2026, Pintu Futures menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan jumlah pengguna yang telah terverifikasi (KYC) meningkat hingga 401,005.
“Hal ini diikuti pertumbuhan pengguna existing sebesar 208,714 serta frekuensi order yang naik 91,614 dan disertai dengan volume transaksi dengan pertumbuhan positif,” terangnya.
Di Indonesia, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan sepanjang 2025 volume transaksi aset crypto menyentuh Rp482,23 triliun dengan jumlah investor mencapai 20,19 juta orang.
Baca Juga : Momen Hari Kartini, Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Sulsel Usul Perda Perlindungan Anak
Meski dari segi transaksi mengalami penurunan dibanding periode tahun sebelumnya, secara adopsi jumlahnya tetap mengalami peningkatan.
Sekadar diketahui, aplikasi PINTU hadir sejak 1 April 2020 untuk memberikan kemudahan dalam mengakses aset crypto serta menjembatani inklusi dunia crypto di Indonesia.
PINTU berfokus pada tampilan aplikasi yang intuitif, mudah digunakan, konten edukasi in-app, dan beragam fitur pilihan seperti, Pintu Earn, Pintu Staking, Auto DCA, dan Pintu Pro, Pintu Pro Web, Pintu Futures, & Pintu Pro Web Futures bagi investor crypto baru dan trader pro.
Baca Juga : Momen Hari Kartini, Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Sulsel Usul Perda Perlindungan Anak
