0%
logo header
Rabu, 21 April 2021 13:28

Wabup Gowa Tegaskan ASN Tak Boleh Mudik Lebaran

Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni. (Istimewa)
Wakil Bupati Gowa, Abd. Rauf Malaganni. (Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni menegaskan, agar seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk tidak mudik lebaran di tahun ini.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan aturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat melalui Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Tentu kita sebagai ASN harus mematuhi aturan yang telah ditentukan bahwa dilarang mudik. Kami harap jangan ada coba-coba untuk mudik dan melanggar aturan yang telah ditentukan oleh pusat, termasuk bagi ASN lingkup Pemkab Gowa,” tegasnya, Rabu (21/04/2021).

Baca Juga : Beredar Pamflet KLB PC PMII Baubau, Ketua Komsat PMII UMB: Itu Mengada-ngada

Selain ASN, dirinya juga berharap masyarakat umumnya juga tidak melakukan mudik lebaran. Pasalnya, aturan yang dikeluarkan tersebut bukan hanya diberlakukan hanya pada ASN saja, melainkan juga larangan berlaku bagi masyarakat.

“Hal ini karena saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Kita berharap agar tidak ada lagi klaster baru penularan Covid-19 yang ditimbulkan akibat mudik ini,” harapnya.

Sebelumnya, pemerintah pusat resmi melarang untuk melakukan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6 hingga 17 Mei 2021.

Baca Juga : Wabup Gowa Minta Layanan Koperasi Melek Teknologi

Selain Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19, larangan mudik juga tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan atau Permenhub No. PM 13 tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Masa Idul Fitri 1442 H. (Rhany)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 852-9999-3998