0%
logo header
Jumat, 05 Januari 2024 04:49

211 Mahasiswa KKN Unhas Siap Mengabdi di Kabupaten Gowa

Chaerani
Editor : Chaerani
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menerima mahasiswa KKN Tematik Unhas Angkatan 111, di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat menerima mahasiswa KKN Tematik Unhas Angkatan 111, di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, kemarin. (Dok. Humas Gowa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, GOWA — Sebanyak 211 mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) akan melakukan pengabdian masyarakat di Kabupaten Gowa. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan 111 kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga kecamatan.

Masing-masing program KKN Tematik Infrastruktur Pemukiman akan diikuti 130 mahasiswa yang di tempatkan di Kecamatan Somba Opu, selanjutnya KKN Tematik Teknologi Tepat Guna yang diikuti 64 mahasiswa di Kecamatan Tombolopao, dan KKN Tematik Digitalisasi UMKM akan diikuti 16 mahasiswa yang ditempatkan di Kecamatan Parigi.

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, perbankan dan universitas sangat berbeda dalam hal melaksanakan program sosialnya di tengah-tengah masyarakat. Jika bank memberikan dalam bentuk materil berupa uang, maka universitas memberikan pengabdiannya ke daerah atau masyarakat dalam bentuk sumber daya manusia.

Baca Juga : Ketua DPRD Sulsel Ikut Sambut Kedatangan Presiden Joko Widodo di Makassar

“Jadi adek-adek yang akan ber-KKN di Kabupaten Gowa itu bagian sumbangsih Unhas untuk memajukan Kabupaten Gowa yang lebih maju di masa yang akan datang,” ungkapnya, saat menerima mahasiswa KKN Tematik Unhas Angkatan 111, di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, kemarin.

Lanjutnya, program KKN adalah salah satu bagian untuk mengimplementasikan teori -teori yang mahasiswa dapatkan di kampus. Menurutnya kita tidak bisa lagi mengandalkan teori yang lama untuk dipakai di kehidupan masyarakat, karena saat ini sudah terjadi pergeseran zaman.

“Jadi mahasiswa yang melakukan KKN di Kabupaten Gowa selain mengimplementasikan teori yang telah didapatkan di kampus, juga diharapkan bisa mencari teori-teori yang baru dan menuangkannya dalam penyusunan skripsi yang akan dibuat,” ungkapnya.

Baca Juga : AHY Resmi Dilantik Jadi Menteri ATR/BPN, Ketua Demokrat Sulsel Ngaku Surprise

Diketahui tantangan yang akan kita hadapi kedepan adalah Indonesia, dimana akan mendapatkan bonus demografi di 2045 mendatang atau yang biasa disebut Indonesia Emas. Kondisi ini usia produktif jauh lebih banyak dari pada usia non produktif. Olehnya, dengan melihat situasi yang ada maka saat ini kita di tuntut untuk meningkatkan sumber daya manusia pada generasi muda saat ini.

“Untuk meningkatkan kecerdasan seseorang atau meningkatkan SDM seseorang maka kita harus fokus pada tiga kecerdasan. Antara lain, kecerdasan Intelektual Question (IQ), Emosional Question (EQ) dan Spiritual Question (SQ),” terangnya.

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646