0%
logo header
Sabtu, 23 April 2022 17:33

5 tahun Berkarya di Balik Jeruji, Lina Bangga Hasil Karya Dipromosikan

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Kepala Rutan Samarinda Alanta Imanuel Ketaren saat mengenalkan produk buatan napi rutan. (Ist)
Kepala Rutan Samarinda Alanta Imanuel Ketaren saat mengenalkan produk buatan napi rutan. (Ist)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA — Di balik jeruji besi ternyata banyak buah karya yang luar biasa. Menjalani masa pidana hukuman tak menghalangi warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk berkreasi.

Hal tersebut terkuak usai giat “one day one prison product” Yang di gelar di teras depan Rutan Samarinda, Jumat (22/04/2022).

Dengan tagline ‘aku beli produk napi’ kegiatan dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan Ke 58 ini mendorong laku produktivitas warga binaan mereka.

Baca Juga : Diteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Narkotika Samarinda Rutin Gelar Razia Blok Hunian WPB

Kurang lebih ratusan buah karya WBP di pajang dalam kegiatan pameran tersebut. Hasil kreasi mereka itu pun banyak di minati pengunjung luar tembok.

Mulai dari baju manik, kopiah manik, kalung manik, gelas keramik sablon, kacamata kayu, hiasan meja dari kayu, dan banyak lagi lainnya.

Seperti Mas Joko, warga sekitar Rutan yang berkunjung di area pameran. Ia terlihat membeli kacamata kayu, dan kalung manik buatan WBP Rutan Samarinda dan Lapas Narkotika Bayur.

Baca Juga : Aturan Covid-19 Mulai Renggang, Lapas Samarinda Mulai Siapkan Fasilitas Kunjungan Tatap Muka

“Mulai dari motif, serta bahan nya bagus kok saya suka. Tahun lalu sempat saya liat tapi tidak mampir, nah tahun ini begitu saya liat saya mampir, kebetulan ada barang yang saya suka, ” Ucap Joko.

Sedikit Berbeda dengan tahun sebelumnya, kegiatan yang biasa di adakan di masing-masing UPT Pemasyarakatan, kali ini dilaksanakan bersamaan di satu titik bersama 3 UPT PAS di Samarinda. Mulai dari Rutan Samarinda, Lapas Narkotika dan Lapas Samarinda.

Sebut saja Lina, salah satu WBP perempuan di Rutan Samarinda, dirinya sudah kurang lebih menjalani masa pidana 5 tahun.

Baca Juga : Cari Bibit Pesepakbola Muda di Kalangan Santri, Korem 091/ASN Gelar Piala Kasad Tingkat Kota

Lepas menjalani tahun pertama pidananya dulu, ia mulai aktif terlibat kerajinan yang di bina oleh Rutan Samarinda. Sedikit bekal menganyam manik di kampung halaman, Lina meneruskan kemampuan nya untuk berkreasi.

Mulai dari membuat kalung manik, hingga pakaian manik ala motif dayak pun jadi kerajinan yang ditekuni olehnya selama di Rutan.

Lina menyebutkan pembinaan kerajinan ini sangat berguna baginya dan rekan. Karena selama di dalam jadi tak berdiam diri namun tetap produktif.

Baca Juga : Bertahan Tanpa Batas, LPM Jelaga Ingin Regenerasi Lebih Kritis Dalam Dunia Jurnalistik

“Pembinaan ini buat saya luar biasa, selain kemampuan saya trus bertambah soal ayaman manik. Saya juga punya kegiatan pasti selama masa menjalani hukuman, ” Pungkas Lina.

Kegiatan ini juga di hadiri Kepala Kanwil Kaltim dan Kepala Divpas Kaltim.

Selaku tuan rumah, Kepala Rutan Samarinda Alanta Imanuel Ketaren mengungkapkan ” Kegiatan ini dilakukan sebagi bentuk untuk mendukung serta mengapresiasi produktifitas dan kreatifitas Warga Binaan dengan Cara membeli dan Memasarkan Produk tersebut, dan kegiatan ini dilakukan untuk menyambut Semarak HBP ke 58 Tahun 2022,” Pungkas Alan

Baca Juga : Bertahan Tanpa Batas, LPM Jelaga Ingin Regenerasi Lebih Kritis Dalam Dunia Jurnalistik

Sofyan Kepala Kanwil Kaltim yang turut mengunjungi Lapak produk WBP sangat senang dan memberikan presiasi bagi WBP yang produktif.

“Siapa sangka didalam tembok yang dingin bisa membuat produk yang tidak kalah dengan masyarakat diluar, hal ini sangat luar biasa, didalam tembok tidak ada yg diam semuanya kreatif.” Pungkas Sofyan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Jumadi berharap hal ini jadi bekal buat Warga binaan membangun hidup yang baru.

Baca Juga : Bertahan Tanpa Batas, LPM Jelaga Ingin Regenerasi Lebih Kritis Dalam Dunia Jurnalistik

“Selesai menjalani kehidupan didalam bisa membuat manusia baru dalam arti kreatifitasnya dan manfaatnya bagi masyarakat luas.” Pungkasnya.

Penulis : Kurniawan
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646