REPUBLIKNEWS.CO.ID, PALU — PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat kolaborasi strategis dalam percepatan infrastruktur ketenagalistrikan.
Upaya ini dilakukan melalui dukungan konkret pada aspek perizinan, penyediaan ruang bebas jaringan, serta sinkronisasi proyek strategis nasional guna menjamin keandalan pasokan listrik dan akselerasi pertumbuhan ekonomi.
Hal tersebut menjadi pembahasan dalam audiensi antara jajaran PLN dan Gubernur Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu, Senin, 27 April 2026 lalu. Audiensi tersebut dipimpin oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, dan turut dihadiri General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto.
Baca Juga : Husniah Talenrang: Dalam Sinrilik Ada Sejarah Hingga Etika Hidup Orang Gowa
GM PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selama ini dalam pembangunan infrastruktur kelistrikan. Kehadiran PLN tentunya berperan strategis dalam menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan mendorong investasi di daerah.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi, khususnya di Sulawesi Tengah yang berkembang pesat sebagai kawasan industri strategis,” ujarnya.
PLN juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang telah berhasil diselesaikan, di antaranya jaringan transmisi 150 kV Tentena – Kolonedale – Bungku sebagai tulang punggung sistem kelistrikan Kabupaten Morowali Utara dan Kabupaten Morowali, Gardu Induk 150 kV Tawaeli di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, serta beroperasinya PLTU Palu 3 (2 × 50 MW). Selain itu, penguatan sistem di wilayah timur juga dilakukan melalui PLTMG Luwuk dan jaringan SUTT 150 kV isolated Luwuk – PLTMG Luwuk – Toili.
Baca Juga : Pengurus IPIM Gowa Didorong Perkuat Peran Imam Masjid di Kecamatan
Lebih lanjut, PLN menyampaikan sejumlah proyek strategis yang tengah dan akan dikembangkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), di antaranya pembangunan SUTT 150 kV Toili – Ampana – Bunta – Luwuk, SUTT 150 kV Moutong – Tolitoli, SUTT 150 kV Bangkir (Incomer 2 Phasa) Moutong – Tolitoli, SUTT 150 kV Tambu – Bangkir, serta SUTT 150 kV Palu 3 – Tambu.
“Proyek-proyek ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan sistem sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di Sulawesi Tengah,” ujar I Gusti Made.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang dilaksanakan PLN. Baik melalui fasilitasi koordinasi lintas sektor, dukungan penyediaan ruang bebas (Right of Way/RoW), maupun percepatan proses perizinan strategis seperti percepatan rekomendasi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) pada jalur pengembangan Grid Luwuk, yaitu SUTT 150 kV Toili – Ampana – Bunta – Luwuk.
Baca Juga : Terima Dokumen KKPR, PLN Siap Ciptakan Infrastruktur Energi Hijau di Sulawesi
Sinergi ini menjadi kunci dalam memastikan kelancaran penyelesaian proyek, khususnya pada jalur SUTT 150 kV Palu 3 – Tambu yang saat ini sedang proses konstruksi.
Sementara, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid menegaskan, Pemerintah Provinsi mendukung penuh percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Kelistrikan adalah kebutuhan dasar sekaligus penggerak utama investasi.
“Pemprov Sulawesi Tengah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh, baik dalam percepatan perizinan maupun fasilitasi di lapangan, agar seluruh proyek strategis ketenagalistrikan dapat berjalan tepat waktu,” tegasnya.
Baca Juga : Kado Hardiknas untuk Warga Makassar, Munafri Tambah Insentif Guru hingga Fasilitas untuk Siswa
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pihaknya ingin memastikan bahwa setiap investasi yang masuk ke Sulawesi Tengah didukung oleh infrastruktur yang memadai, termasuk pasokan listrik yang andal.
“Karena itu, kolaborasi dengan PLN akan terus kami perkuat demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah guna memastikan percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan optimal.
Baca Juga : Kado Hardiknas untuk Warga Makassar, Munafri Tambah Insentif Guru hingga Fasilitas untuk Siswa
Dengan dukungan yang solid dari seluruh pemangku kepentingan, PLN optimistis keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah akan semakin meningkat dan mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
