REPUBLIKNEWS.CO.ID, SELAYAR — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 oleh Kodim 1415/Selayar memasuki hari ke-10 menunjukkan perkembangan yang cukup dinamis di berbagai sektor.
Progres tersebut terlihat pada kegiatan fisik, nonfisik, hingga program tambahan yang melibatkan kolaborasi lintas instansi.
Bintara Tinggi Bakti TNI Satgas TMMD, Serka Sumardi, mengungkapkan bahwa capaian pembangunan fisik masih bervariasi di sejumlah titik.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem Tak Surutkan TMMD ke-128 di Selayar, Pembangunan Terus Berjalan
Untuk pembukaan jalan tani di Kelurahan Batangmata Sapo sepanjang 3.350 meter, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 38 persen.
Sementara itu, dua titik lainnya di Desa Tamalanrea masing-masing sepanjang 800 meter dan 400 meter masih berada pada tahap awal pengerjaan.
Begitu pula pembangunan drainase sepanjang 180 meter yang saat ini masih dalam tahap persiapan teknis di lapangan.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar, Personel TNI AL Bangun Jalan hingga Sumur Bor
“Capaian di tiap titik memang berbeda karena kondisi medan dan kesiapan awal pekerjaan. Namun seluruhnya tetap berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” ujar Serka Sumardi, Sabtu (02/05/2026).
Di sektor nonfisik, kegiatan penyuluhan mulai menunjukkan progres. Penyuluhan Posyandu serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) telah selesai dilaksanakan dengan jumlah peserta masing-masing sekitar 30 orang.
Sementara penyuluhan lain seperti wawasan kebangsaan, pertanian, pencegahan stunting, dan hukum masih dalam tahap persiapan.
Baca Juga : Kisah Perempuan Tangguh di Balik TMMD 128 Kodim 1415 Selayar
Program tambahan yang menjadi bagian dari sasaran unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga terus berjalan. Kegiatan TNI AD Manunggal Air di Desa Tamalanrea menunjukkan progres yang relatif merata, dengan capaian antara 29 hingga 35 persen pada lima titik sumur bor yang sedang dikerjakan.
Selain itu, program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Batangmata Sapo telah mencapai progres sekitar 36 persen untuk satu unit rumah. Sementara satu unit lainnya di Desa Kahu-Kahu, Kecamatan Bontoharu, masih dalam tahap distribusi material.
Pengerjaan rehabilitasi masjid juga terus berlangsung dengan progres mencapai 37 persen. Adapun pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) masih berada pada tahap awal, dengan satu unit mencapai 4 persen dan satu unit lainnya belum dimulai.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar Dorong Kesehatan Warga, Penyuluhan Posyandu Digelar di Batangmata Sapo
Di sisi lain, kegiatan sosial turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Berbagai kegiatan seperti pembagian sembako, pengobatan gratis, serta pasar murah terus digelar untuk membantu masyarakat secara langsung.
Seluruh rangkaian program TMMD ke-128 ini ditargetkan rampung 100 persen pada penutupan yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026.
Secara keseluruhan, keterlibatan berbagai unsur menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Baca Juga : TMMD 128 Selayar Dorong Kesehatan Warga, Penyuluhan Posyandu Digelar di Batangmata Sapo
Sebanyak 115 personel tergabung dalam Satgas, terdiri dari 90 prajurit TNI AD, masing-masing 5 personel TNI AL dan TNI AU, serta 10 personel Polri.
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah sebanyak 5 orang dan masyarakat sekitar yang turut ambil bagian dalam kegiatan.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan di wilayah sasaran sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
