REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menerapkan sistem keamanan ketat dengan menggunakan teknologi barcode untuk memverifikasi keabsahan peserta.
Kebijakan ini diputuskan dalam rapat panitia yang berlangsung di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar, Minggu (5/4/2026).
Ketua Panitia Musda XI Golkar Sulsel, Lukman B Kady, menjelaskan bahwa barcode wajib digunakan oleh seluruh peserta penuh yang memiliki hak memilih dan dipilih.
Baca Juga : Digelar di Sidrap, Yamaha Cup Race 2026 Seri I Satukan Konsep Hiburan dan Promo
“Rencananya untuk memperketat status kepesertaan, di arena nanti disiapkan sistem barcode yang nantinya bertujuan memverifikasi peserta by name, by photo, juga untuk pertegas delegasi peserta. Peserta yang punya hak memilih harus pakai barcode. Di pintu masuk, pasca pembukaan sudah harus memakai barcode,” ungkap Lukman.
Lebih lanjut, Lukman memaparkan bahwa pada acara pembukaan nanti, panitia menargetkan kehadiran sekitar 1.000 orang. Namun, setelah sesi pembukaan selesai, akses akan disaring kembali secara ketat.
“Untuk peserta pembukaan nantinya kita akan maksimalkan target 1.000 orang peserta. Setelah pembukaan akan tersaring peserta yang punya hak memilih,” tegasnya.
Baca Juga : Asah Visi Kepemimpinan, Ketua DPRD Sulsel Antusias Ikuti Retret Nasional di Magelang
“Dengan sistem ini, kita berharap peserta hadir adalah peserta yang terdaftar resmi dan memiliki hak suara,” demikian Lukman.
Untuk pelaksanaan Musda sendiri, sementara masih menunggu jadwal pasti dari DPP. Namun, saat ini panitia pelaksana telah melakukan persiapan dengan matang. (*)
