0%
logo header
Rabu, 15 April 2026 15:33

Ketua DPD NasDem Parepare Tasming Hamid: Kami Lawan Narasi Menyesatkan yang Rusak Demokrasi

Mulyadi Ma'ruf
Editor : Mulyadi Ma'ruf
Ket: Pengurus DPD II Partai NasDem Kota Parepare
Ket: Pengurus DPD II Partai NasDem Kota Parepare

REPUBLIKNEWS.CO.ID, PAREPARE — Ketua DPD II Partai NasDem Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan sikap tegas partainya terhadap narasi pemberitaan yang dinilai menyesatkan. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers di Kantor DPD II NasDem Parepare, Rabu, 15 April 2026.

Tasming menegaskan, demokrasi tidak boleh dibajak oleh narasi yang membentuk persepsi keliru di tengah masyarakat. Ia juga mengingatkan, kebebasan pers harus dijalankan secara bertanggung jawab.

“Kami tidak menolak kritik. Namun kami menolak framing yang menggiring opini tanpa dasar fakta yang utuh,” kata Tasming.

Baca Juga : Sambut Kunker Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi, Tasming Hamid Tegaskan Komitmen Parepare Percepat Penurunan Stunting

Ia menilai, sebagian pemberitaan telah bergeser dari kritik menjadi narasi tendensius. Menurutnya, kondisi itu berpotensi membangun persepsi publik bahwa politik hanya sekadar transaksi kekuasaan.

Tasming juga menyoroti penggunaan metafora yang menyamakan partai politik dengan korporasi. Ia menilai, hal itu merendahkan makna partai sebagai representasi kedaulatan rakyat.

“Partai politik bukan perusahaan. Partai adalah wadah perjuangan gagasan, ideologi, dan harapan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga : Tasming Hamid Buka Pelatihan Service Excellent, Dorong RSUD Andi Makkasau Tingkatkan Mutu Pelayanan

Dalam kesempatan itu, Tasming mengingatkan bahwa kebebasan pers bukan kebebasan tanpa batas. Ia menegaskan, setiap produk jurnalistik harus mengedepankan akurasi dan prinsip keberimbangan.

“Pers memiliki tanggung jawab moral untuk mencerdaskan publik, bukan membangun spekulasi yang dikemas dramatis,” katanya.

Ia juga mendesak adanya klarifikasi terbuka terhadap narasi yang telah beredar. Selain itu, Tasming meminta evaluasi serius terhadap produk jurnalistik yang dinilai melampaui batas etika.

Baca Juga : Wali Kota Parepare Tegaskan Dukungan terhadap Program Pertanian Modern di Sulsel

“Kami meminta penghormatan terhadap prinsip cover both sides dan akurasi informasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Tasming menyatakan bahwa seluruh kader NasDem di Sulawesi Selatan akan melakukan konsolidasi sebagai bentuk perlawanan moral terhadap upaya pembentukan opini publik yang menyesatkan.

Menurutnya, langkah tersebut bukan sekadar pembelaan terhadap partai, tetapi juga upaya menjaga kualitas demokrasi.

Baca Juga : Tasming Hamid Beri Dukungan Penuh Dua Siswa Parepare yang Berlaga di ALOHA International Competition 2026

“Kami tidak akan diam ketika marwah politik direduksi menjadi sekadar komoditas narasi,” tegasnya.

Tasming juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menyikapi setiap informasi yang beredar di media. Ia mengingatkan agar publik tidak mudah terpengaruh oleh framing yang bersifat sensasional.

“Masyarakat harus menjaga rasionalitas dalam menilai dinamika politik. Demokrasi yang sehat lahir dari publik yang sadar,” katanya.

Baca Juga : Tasming Hamid Beri Dukungan Penuh Dua Siswa Parepare yang Berlaga di ALOHA International Competition 2026

Di akhir pernyataannya, Tasming menegaskan komitmen PDP NasDem Kota Parepare untuk berdiri dan bersuara berama DPW NasDem sulsel untuk melawan narasi yang dinilai merusak kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi.

“Jika demokrasi dikendalikan oleh narasi yang tidak bertanggung jawab, maka yang runtuh bukan hanya citra partai, tetapi juga kepercayaan terhadap sistem itu sendiri,” ujarnya.(*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646