0%
logo header
Selasa, 28 Juli 2026 18:28

Akses Terbatas, Warga Kaluku Bodoa Usulkan Pembangunan Jalan Alternatif saat Reses Edward Horas

Rizal
Editor : Rizal
Anggota DPRD Sulsel, Edward Wijaya Horas saat menggelar kegiatan reses di Jalan Sinassara, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (28/7/2026). (Foto: Istimewa)
Anggota DPRD Sulsel, Edward Wijaya Horas saat menggelar kegiatan reses di Jalan Sinassara, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (28/7/2026). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, MAKASSAR – Aspirasi pembangunan jalan alternatif menjadi usulan utama masyarakat dalam kegiatan reses masa persidangan ketiga Tahun Anggaran 2025-2026 yang dilaksanakan oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Edward Wijaya Horas di Jalan Sinassara, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (28/7/2026).

Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Syarifuddin Dg Awing menuturkan bahwa akses jalanan di wilayah mereka sangat terbatas. Jalan alternatif tersebut sangat dibutuhkan jika misalnya ada pesta hajatan yang dilaksanakan oleh warga.

“Perlu dibuatkan akses tembusan keluar antara Jalan Sinassara ke Jalan Teuku Umar. Setiap ada hajatan tidak ada lagi jalanan altenatif bagi warga,” kata Syarifuddin Dg Awing.

Baca Juga : PPG Zaman Baheula

Selain itu katanya, akses jalan yang ada saat ini belum mampu menunjang mobilitas masyarakat secara optimal. Dirinya berharap pemerintah dapat membangun jalan alternatif untuk mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi kepadatan dan mempercepat akses menuju pusat layanan maupun kawasan ekonomi.

“Kami berharap ada pembangunan jalan alternatif agar mobilitas masyarakat lebih lancar. Selain mempermudah akses, jalan tersebut juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi warga,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Edward Horas yang juga sekretaris Komisi A DPRD Sulsel itu menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dicatat sebagai bahan penyusunan pokok-pokok pikiran DPRD dan akan diperjuangkan sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah.

Baca Juga : Resmi Luncurkan “60 Seconds to Tokyo”, Aston Makassar Hidangkan Puluhan Menu Khas Jepang

“Pembangunan infrastruktur, termasuk akses jalan, merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Makanya ini akan kita perjuangkan semaksimal mungkin,” kata legislator Fraksi Partai Gerindra DPRD Sulsel itu.

“Aspirasi yang disampaikan pada reses ini akan kami tindak lanjuti dan koordinasikan dengan pemerintah provinsi serta instansi terkait agar dapat menjadi perhatian dalam proses perencanaan pembangunan,” tambah Edward Horas.

Selain pembangunan jalan alternatif, warga Kelurahan Kaluku Bodoa juga menyampaikan sejumlah usulan lain, di antaranya peningkatan infrastruktur lingkungan, perbaikan drainase, serta dukungan terhadap fasilitas umum yang dinilai masih perlu mendapat perhatian.

Baca Juga : Srikandi PLN UIP Sulawesi Lestarikan Budaya di Peringatan Hari Kebaya Nasional

Kegiatan reses tersebut menjadi bagian dari agenda Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Masukan yang dihimpun akan menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan fungsi penganggaran, legislasi, dan pengawasan DPRD sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646