REPUBLIKNEWS.CO.ID,JAKARTA – Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) untuk membahas pengamanan
rencana pemerintah yang akan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran, pihaknya menjamin dapat mengendalikan keamanan Ibu Kota bila pemerintah menaikan BBM.
“Kalau Ibu Kota ini aman, Insyaallah yang lainnya akan aman,” kata Imran di Aula Kodam Jaya Jalan Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jaktim, Kamis (1/9).
Baca Juga : Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan
Fadil menuturkan, aksi unjuk rasa akan meningkat berkaitan dengan imbas Kenaikan harga BBM.
“Jadi yang tadinya subsidi digunakan untuk BBM kemudian digunakan untuk bantuan sosial, ini yang akan kita lakukan sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat,” pungkas Fadil Imran.
Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen Untung
Budiharto mengatakan, jajaran Kodam Jaya akan mendukung Polda Metro Jaya dalam mengamankan Ibu Kota terkait dengan imbas kenaikan harga BBM.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Tinjau Pengelolaan Sampah Modern di Bali, Perkuat Komitmen Makassar Jadi Kota Bersih
“Kodam Jaya sependapat dengan Kapolda membuat suatu planning untuk melaksanakan tindakan pre-emtif dengan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat yang akan dilaksanakan oleh seluruh unsur Kodam Jaya,” kata Untung.
“Unsur Kodam baik dari tingkat Koramil, Kodim maupun Korem untuk sosialisasi terkait kebijakan pemerintah untuk mengalihkan subsidi BBM ke bantuan sosial dan kita sendiri apabila ada beberapa masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi, kita akan menjaga dan mendukung Kapolda untuk menjaga keamanan agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik,” lanjut Untung.(*)
