0%
logo header
Selasa, 11 Oktober 2022 11:11

Bantuan Bibit Bawang Merah PLN di Barru Diakui Petani Hasilkan Untung Lebih Besar

Arnas Amdas
Editor : Arnas Amdas
Bantuan PT PLN UIP Sulawesi memberikan dampak dan manfaat langsung kepada Kelompok Tani di Desa Lampoko, Kabupaten Barru. (Dok. PLN UIP Sulawesi)
Bantuan PT PLN UIP Sulawesi memberikan dampak dan manfaat langsung kepada Kelompok Tani di Desa Lampoko, Kabupaten Barru. (Dok. PLN UIP Sulawesi)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, BARRU — Petani bawang merah yang tergabung dalam Kelompok Tani Saromase di Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, merasakan dampak positif dari bantuan PT PLN (Persero).

Salah satunya, setelah dilakukannya pengembangan pertanian oleh PLN melalui PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi pada 2021. Dimana pihaknya memberikan bantuan berupa dua unit traktor yang digunakan untuk membuka lahan dan memperluas ladang pertanian para kelompok tani tersebut.

Ladang pertanian yang telah dibuka ditanami berbagai macam tanaman mulai dari jagung, padi, tanaman sayuran dan tanaman lain yang dapat memberikan penghasilan bagi warga.

Baca Juga : Kurangi 715 Ton Emisi Karbon, Teknologi PLTS Milik PLN Pasok 100% Energi Bersih bagi Masyarakat Pulau Bembe Selayar

Kemudian pada April 2022 warga Desa Lampoko kembali menerima bantuan berupa bibit bawang merah dan mencoba peruntungan dari tanaman bawang merah. Berselang 5 bulan hingga pada Agustus 2022 warga Desa Lampoko khususnya anggota Kelompok Tani Saromase mulai menerima buah kerja kerasnya dari hasil panen bawang merah.

Kepala Desa Lampoko Budiman mengungkapkan, pada Agustus 2022 adalah musim panen bawang merah pertama bagi warga desanya. Setelah menerima bantuan dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UIP Sulawesi yang dijalankan PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Selatan (UPP Sulsel), pihaknya mendistribusikan bantuan tersebut kepada anggota kelompok tani yang merupakan warga desa Lampoko.

“Berkat bantuan bibit dan bantuan traktor pada 2021 lalu, kami sudah bisa membuka lahan yang lebih besar untuk bercocok tanam dan menghasilkan Rp576 juta pada panen pertama bawang merah kali ini,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (11/10/2022).

Baca Juga : Melalui Program TJSL, PLN Dukung Pelaku UMKM Peroleh Sertifikat HAKI

Ia melanjutkan, bantuan yang diberikan sangat berdampak bagi warga desa. Ekonomi dan kesejahteraan warga kian meningkat, warga kini lebih produktif untuk bekerja serta terlihat juga peningkatan etos kerja yang signifikan, karena merasa potensi lapangan kerja di Desa Lampoko sendiri begitu besar.

Banyak lahan-lahan kosong yang sebelumnya tidak digarap dan dianggap tidak subur kini berubah menjadi lahan pertanian yang produktif dan memberikan banyak manfaat bagi warga desa untuk bercocok tanam.

“Saya selaku kepala Desa Lampoko mewakili masyarakat desa mengucapkan terima kasih banyak kepada PLN yang telah membantu kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mengembangkan pertanian di desa kami melalui program PLN Peduli,” tutur Budiman.

Baca Juga : Masifkan Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, PLN Gelar PLN Mobile Fun Fest 2024

Sementara Ketua Kelompok Tani Saromase Saharudin menyampaikan, bantuan yang diterima dibagikan kepada seluruh anggota kelompok dengan setiap anggota kelompok menerima satu karung yang berisi 25 Kilogram (Kg) bibit bawang merah. Dimana dengan rata-rata hasil panennya sebanyak 400 Kg dan dijual dengan harga pasaran pada Agustus 2022 lalu sebesar Rp18.000/Kg.

“Jika kita jumlah keuntungannya sebesar Rp7,2 juta kemudian dikurangi biaya operasional sebesar Rp500 ribu, maka keuntungan bersih sebesar Rp6,7 juta,” katanya.

Ia menyebutkan, untuk keseluruhan keuntungan hasil panen bawang merah yang diberikan oleh PLN diperkirakan sebesar 32 ton. Jika dikalikan dengan harga jual Rp18 ribu per Kg, totalnya mencapai hingga Rp576 juta. Dari total tersebut dikurangi biaya operasional bibit, obat dan pengangkutan sebesar Rp40 juta, maka keuntungan bersih mencapai sebesar Rp536 juta.

Baca Juga : Wujudkan Smart City di IKN, PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital

Dengan keuntungan tersebut pihaknya sangat senang dengan hasil panen bawang merah yang begitu signifikan ini.

“Usaha kami berbuah manis karena sebelum kami menanam bawang merah, kami juga telah belajar dari daerah lain yang berhasil menanam bawang merah”. lanjutnya.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi UIP Sulawesi Nur Akhsin mengaku turut senang jika bantuan dari PLN dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan sangat baik. Sehingga dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang ada di sekitar Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

Baca Juga : Wujudkan Smart City di IKN, PLN Siapkan Jaringan Listrik Terintegrasi Layanan Teknologi Digital

“Kami bersyukur karena masyarakat sudah bisa memetik hasil dari kerja kerasnya yaitu hasil dari panen tanaman bawang merah dan PLN turut berbangga karena telah berkontribusi. Harapannya warga Desa Lampoko makin sejahtera dan dapat mandiri meningkatkan usahanya,” tutupnya. (Chaerani)

Penulis : Chaerani
Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi.republiknews1@gmail.com atau Whatsapp +62 813-455-28646