Bersama Forkopimda, Bupati dan Ketua DPRD Wajo Gelar Rakor Percepatan Vaksinasi Covid-19

  • Bagikan
Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan vaksinasi covid-19 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (25/10/2021).

REPUBLIKNEWS.CO.ID, WAJO — Pemerintah Kabupaten Wajo menggelar rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka percepatan vaksinasi Covid 19 di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo, Senin (25/10/2021). Pasalnya Wajo saat ini naik kedalam kategori Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Bupati Wajo, Amran Mahmud memimpin langsung rakor tersebut, dan dihadiri Ketua DPRD Andi Muhammad Alauddin Palaguna bersama jajaran Forkopimda, Para Kepala OPD, Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa dan Lurah serta jajaran Satgas penanganan covid-19 di Kabupaten Wajo.

Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan, ada 17 Kabupatendan kota di Sulsel yang tiba-tiba naik level PPKM ke level 3 termasuk Kabupaten Wajo. “Itu terjadi karena capaian vaksinasi masih rendah atau dibawah 40 persen. Sementara kita di Wajo baru 28,96 persen,” ungkapnya.

Amran Mahmud mengharapkan dalam waktu sepekan ini ada upaya mencapai vaksinasi 50 persen. Pasalnya dalam menghadapi Covid 19 ini, bagaimana masyarakat memliki tingkat imunitas. Salah-satunya vaksinasi.

Orang nomor Satu di Bumi Lamaddukkelleng ini meminta dan mengharapkan kepada seluruh stake holder, Camat, Kepala Desa dan Lurah untuk intens melakukan edukasi kepada masyarakat tentang vaksin. “Banyak yang takut vaksin karena adanya isu-isu hoax ditengah-tengah masyarakat. Makanya diharapkan kerjasama semua untuk turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat kalau vaksin itu aman dan halal,” tegasnya.

Oleh karena itu, melalui rapat koordinasi ini,lanjut Amran, kita akan memberikan kesempatan kepada perwakilan peserta rapat untuk menyampaikan perkembangan penanganan covid dan pelaksanaan vaksinasi serta kendala yang ditemui di lapangan.

“Berdasarkan hasil rapat nanti, kita akan segera minta tim ahli satgas penanganan covid-19 Wajo untuk  merumuskan kebijakan untuk mempercepat pencapaian cakupan vaksinasi ini” ucap Amran Mahmud.

  • Bagikan