0%
logo header
Rabu, 11 September 2024 20:38

Danny Pomanto Raih Penghargaan Pariwisata dan Pelestarian Budaya pada Apresiasi Tokoh 2024

Rizal
Editor : Rizal
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meraih penghargaan Pariwisata dan Pelestarian Budaya pada malam Apresiasi Tokoh Indonesia 2024 oleh Tempo Media, Selasa (10/9/2024). (Foto: Istimewa)
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto meraih penghargaan Pariwisata dan Pelestarian Budaya pada malam Apresiasi Tokoh Indonesia 2024 oleh Tempo Media, Selasa (10/9/2024). (Foto: Istimewa)

REPUBLIKNEWS.CO.ID, JAKARTA – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto sukses meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional pada malam Apresiasi Tokoh Indonesia 2024 oleh Tempo Media.

Wali Kota Makassar dua periode ini berhasil mencatatkan namanya pada penghargaan dengan kategori Pariwisata dan Pelestarian Budaya.

Apresiasi tersebut langsung diberikan oleh Direktur PT Tempo Inti Media Harian Meiky Sofyansyah saat acara, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (10/9/2024).

Baca Juga : Pemkab Gowa Genjot Optimalisasi Aset Tanah untuk Pacu PAD dan Investasi

Danny Pomanto sapaan akrabnya mengungkapkan rasa saya syukur karena Pemkot Makassar kembali memperoleh apresiasi ini. Yang mana salah satu faktornya ialah penyelanggaraan Festival F8 Makassar.

Festival internasional yang menggabungkan beragam potensi seni dan budaya dalam satu rangkaian festival, yakni food, fashion, fusion music, film, fine art, fiction writers, folks, flora dan fauna di Kota Makassar.

Event akbar ini menjadi wadah bagi para pelaku seni juga ajang kolaborasi seniman, pelaku budaya dan masyarakat umum. Selain kegiatan seni, F8 juga menyuguhkan beragam kuliner sehingga pasar kreatif menjadi daya tarik pengunjung.

Baca Juga : YBM PLN UIP Sulawesi Salurkan Insentif ke 16 Perempuan, Sasar Guru Mengaji hingga Pedagang Kecil

Usai menerima penghargaan, Danny mengisahkan F8 bermula ketika Makassar identik sebagai kota rusuh dan penuh demonstrasi.

Makanya, ia ingin stigma itu berubah. Kini Makassar pun memiliki branding baru yakni Makassar Kota Festival Tepian Air juga Makassar Kota Makan Enak.

“Setelah bertahun-tahun penyelenggaraan, F8 berhasil memegang peran rebranding kota ini. Dari kota demonstrasi menjadi kota festival,” ucap Danny.

Baca Juga : Transformasi Sektor Jasa Keuangan Butuh Peran Perempuan

Apalagi, dampak positif lainnya F8 berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya UMKM di Makassar.

Juga turut serta masuk masuk dalam daftar TOP 10 KEN Kementerian Pariwisata. Alhasil kategori pariwisata dan pelestarian budaya yang disabet Pemkot Makassar menjadi layak. (*)

Redaksi Republiknews.co.id menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected] atau Whatsapp +62 813-455-28646